PLN UIP3B KALIMANTAN
Edukasi Keselamatan Ketenagalistrikan bagi Siswa SMPN 18 Pontianak
KANALKALIMANTAN.COM,.PONTIANAK – Menyemarakkan semangat kemerdekaan sekaligus mewujudkan komitmen “Listrik untuk Rakyat”, PLN Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (UIP3B) Kalimantan melalui Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Pontianak melaksanakan sosialisasi edukasi keselamatan ketenagalistrikan kepada siswa-siswi SMPN 18 Pontianak, Senin (11/7/2025).
Kegiatan edukatif ini diselenggarakan di Aula SMPN 18 Pontianak, Jalan 28 Oktober, Kecamatan Pontianak Utara diikuti 100 siswa sebagai bagian dari rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Edukasi ini bertujuan untuk menanamkan pemahaman sejak dini tentang pentingnya keselamatan ketenagalistrikan dan penggunaan energi secara bijak.
Tim PLN UPT Pontianak bersama Srikandi PLN memberikan pemaparan interaktif mengenai proses produksi hingga distribusi listrik, serta memberikan penekanan pada bahaya bermain layang-layang di dekat jaringan listrik, terutama jika menggunakan benang kawat atau logam. Para siswa juga diberikan pemahaman mengenai potensi bahaya kelistrikan yang bisa mengancam keselamatan jiwa dan infrastruktur.
Manager PLN UPT Pontianak, Darul Irfan, menjelaskan, sosialisasi ini merupakan salah satu bentuk kontribusi PLN untuk menumbuhkan budaya keselamatan di kalangan pelajar.
“Kami ingin para siswa memahami bahwa listrik tidak hanya memberikan manfaat, tetapi juga harus digunakan dengan aman dan bertanggung jawab. Ini adalah bagian dari upaya kami membentuk generasi yang cerdas energi,” ujarnya.
Baca juga: Kalsel Expo 2025 Layout Baru di Kawasan Perkantoran Pemprov Kalsel

Para siswa SMPN 18 Pontianak bersama tim PLN UPT Pontianak dan Srikandi PLN setelah kegiatan edukasi keselamatan ketenagalistrikan di aula sekolah. Foto: pln
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari Kepala SMPN 18 Pontianak, Ria Kartina MPd. Dia menilai kegiatan ini sangat bermanfaat dalam meningkatkan kesadaran siswa terhadap keselamatan.
“Kami sangat mengapresiasi kehadiran PLN. Anak-anak kami kini lebih paham tentang bahaya listrik dan pentingnya menjauhi aktivitas berisiko seperti bermain layangan di sekitar jaringan listrik,” ucapnya.
General Manager PLN UIP3B Kalimantan, Riko Ramadhano Budiawan, menegaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial PLN dalam menciptakan masyarakat yang melek energi, khususnya dalam semangat menyambut Hari Kemerdekaan ke-80 RI.
“Momen semarak kemerdekaan ini menjadi pengingat bahwa kemajuan bangsa tidak terlepas dari peran serta masyarakat dalam menjaga keselamatan dan keberlanjutan infrastruktur nasional, termasuk kelistrikan. PLN hadir untuk memastikan tidak hanya pasokan listrik yang andal, tetapi juga pengetahuan yang cukup bagi masyarakat dalam menggunakannya,” ujar Riko.
Baca juga: Raih 33 Medali, FKTI Kalsel Juara Umum Fornas VIII di NTB
Dia menyampaikan bahwa kegiatan serupa akan terus digencarkan di berbagai daerah sebagai bagian dari program literasi energi dan keselamatan, sejalan dengan Gerakan Electrifying Lifestyle yang diusung oleh PLN.
Secara tidak langsung, Riko juga menyampaikan harapan bahwa generasi muda dapat menjadi agen perubahan dalam menjaga lingkungan dan keselamatan energi. Ia menegaskan bahwa edukasi sejak dini merupakan investasi penting dalam membangun masa depan energi yang aman dan berkelanjutan.
Baca juga: Aruh Pemuda 2025: Kumpul Anak Muda Diskusikan Masa Depan Banua
Partisipasi aktif Srikandi PLN dalam kegiatan ini turut menjadi inspirasi tersendiri bagi para siswa, terutama siswi, bahwa peran perempuan dalam dunia ketenagalistrikan sangat signifikan.
Melalui sinergi dan kolaborasi ini, PLN terus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keselamatan ketenagalistrikan demi mewujudkan masa depan yang terang, aman, dan berkelanjutan. Sesuai dengan prinsip Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), “Tidak Ada yang Lebih Penting dari Jiwa Manusia”. (Kanalkalimantan.com/kk)
Editor: kk
-
Pemprov Kalsel3 hari yang laluDisdikbud Kalsel Siapkan Program Peningkatan Kapasitas Siswa SMK
-
HEADLINE3 hari yang laluSekda Banjarmasin Jadi Staf Ahli, Tujuh Pejabat Kena Rotasi
-
HEADLINE3 hari yang laluTatap Muka Normal, Pemerintah Batalkan Pembelajaran Daring
-
HEADLINE2 hari yang laluHaul ke-220 Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari, Sejak Kecil Sudah Punyai Keistimewaan
-
Kota Banjarmasin2 hari yang laluDijadikan Staf Ahli, Ini Kata Mantan Sekda Banjarmasin Ikhsan
-
Olahraga3 hari yang laluPopda Kalsel 2026 Tahapan Entry by Number, Atlet Maksimal Kelahiran 2009





