DPRD BARITO KUALA
H. Bakri Siddiq: Calon Penjabat Bupati Potensial di Batola
KANALKALIMANTAN.COM, MARABAHAN – H. Bakri Siddiq menjadi salah satu dari dua calon yang diusulkan oleh DPRD Barito Kuala untuk menjadi penjabat bupati.
Bakri Siddiq, yang saat ini menjabat sebagai Kepala Biro Perencanaan dan Kerjasama Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) RI, memiliki latar belakang dan pengalaman yang cukup mencolok.
Sebagai mantan Penjabat Wali Kota Aceh dan Kepala Bappeda Singkawang, Kalimantan Barat, selama tujuh tahun dari 2013 hingga 2020, Bakri Siddiq telah terlibat dalam berbagai proyek dan program pembangunan.
Keberhasilannya dalam memimpin Singkawang selama periode tersebut dapat menjadi nilai tambah dalam peran barunya sebagai penjabat bupati.
Selain itu, pengalaman Bakri Siddiq sebagai Kepala Biro Perencanaan dan Kerjasama BNPP RI menunjukkan kompetensinya dalam merencanakan dan mengkoordinasikan kegiatan lintas sektor.
Dengan portofolio yang kuat, Bakri Siddiq menjadi salah satu figur yang dilihat sebagai potensial untuk memimpin Kabupaten Barito Kuala dalam penanganan isu-isu seperti kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dan pembangunan infrastruktur.
Usulan Bakri Siddiq sebagai calon penjabat bupati menyoroti kepercayaan pada kemampuannya dalam memberikan kontribusi positif bagi Kabupaten Barito Kuala.
Sebagai pemimpin yang telah memiliki pengalaman di tingkat lokal dan nasional, perannya di masa lalu menciptakan landasan yang kuat untuk perannya yang diusulkan di tingkat kabupaten.
“Surat usulan akan diantar langsung oleh Pimpinan DPRD Batola kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri). Penyebabnya deadline penyampaian paling lambat 9 Oktober 2023,” beber Agung Wakil DPRD Barito Kuala.(www.kanalkalimantan.com/kk)
Reporter : KK
Editor : KK
-
HEADLINE3 hari yang lalu300 Pompa Tak Mampu Jinakkan Karhutla Kalsel
-
HEADLINE2 hari yang laluTemuan Sidak Ombudsman: Hunian Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong
-
HEADLINE1 hari yang laluNapi Kakap di Lapas Cibinong Ada Sambo hingga Harvey Moeis
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluPosko Induk Karhutla Kapuas Kedatangan Gubernur Kalteng
-
Kota Palangkaraya2 hari yang laluPembunuh IRT di Palangka Raya Ternyata Suami Sendiri
-
Kabupaten Kapuas1 hari yang laluISPA di Kapuas Capai 2.465 Kasus, Kecamatan Selat Tertinggi


