DPRD Kota Palangka Raya
DPRD Palangka Raya Minta Penempatan Guru Harus Merata
KANALKALIMANTAN.COM, PALANGKA RAYA – Anggota Komisi C DPRD Palangka Raya, Norhaini, mendorong Pemerintah (Pemko) Palangka Raya untuk berupaya melakukan pemerataan tenaga pengajar atau guru.
Menurut srikandi DPRD Palangka Raya dari Fraksi Golkar ini, penempatan guru yang dilakukan merata menjadi kunci penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Palangka Raya.
“Tujuan akhirnya yakni tercapainya pemerataan kualitas pendidikan, serta secara tidak langsung berimplikasi pada kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.
Norhaini melihat wilayah Kota Palangka Raya yang cukup luas, tentunya untuk melakukan pemerataan kualitas pendidikan menjadi sebuah tantangan bagi pemerintah setempat.
Baca juga: Kuliner Kota Cantik Magnet Daya Tarik Wisata
Solusinya adalah banyaknya guru yang menumpuk di Kota Palangka Raya, agar bisa dimutasi dan didata sesuai kebutuhan guru di daerah-daerah pinggiran.
Tidak bisa dipungkiri ucap srikandi Partai Golkar Kota Palangka Raya ini, jika sebaran Sumber Daya Manusia (SDM) guru di Kota Palangka Raya saat ini perlu dilakukan peningkatan.
Sebut saja melakukan pembukaan rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (PPPK), ataupun membuka rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi guru mata pelajaran.
Tidak sedikit sekolah, terutama di daerah pelosok yang kekurangan guru mata pelajaran sehingga mereka terpaksa harus merangkap. Untuk itu mulai tahun ini bisa perlahan-lahan melakukan upaya pemerataan guru.(Kanalkalimantan.com/kk)
Reporter: kk
Editor: cell
-
HEADLINE3 hari yang laluTim Penyelam Temukan Penumpang Terjebak di Dalam Kamar Kapal Virgo
-
HEADLINE3 hari yang laluBerulang Keluar Masuk SPBU, Temuan Satgas BBM HSU di Lapangan
-
Kalimantan Selatan3 hari yang laluSinergi Pengelolaan Geopark Meratus Menuju Revalidasi 2028
-
HEADLINE2 hari yang laluTemuan Sidak Ombudsman: Hunian Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong
-
Kabupaten Banjar3 hari yang laluBapperida Banjar Gelar CSR Award 2026
-
HEADLINE2 hari yang lalu300 Pompa Tak Mampu Jinakkan Karhutla Kalsel


