DPRD BANJARBARU
Wakil Ketua DPRD Minta ATCS Ditambah di Beberapa Titik
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Banjarbaru meminta penambahan Automatic Traffic Control System (ATCS) di titik rawan guna mencegah kemacetan dan kerawanan.
“Kami mendukung pemasangan ATCS pada dua titik yang sudah dioperasikan dan meminta jika ada penambahan lagi, pasang di titik rawan lalu lintas,” ujar Wakil Ketua DPRD Napsiani Samandi, Jum’at (20/5/2022).
Diketahui, dua lokasi yang sudah dipasangi ATCS yakni di area lampu lalu lintas atau traffic light Jalan A Yani Km 33 dan trafic light depan Markas Brimob Polda Kalsel Km 30.
Menurut Napsiani, titik rawan lalu lintas yang perlu dipasang ATCS yakni kawasan bundaran simpang empat Banjarbaru karena padatnya arus lalu lintas terutama akhir pekan saat ada kegiatan di sekitarnya.
Baca juga: Sejarah Hari Laut Sedunia
“Kawasan Jalan Panglima Batur juga perlu dipasangi dan informasi dari Dishub memang akan dipasang satu titik sehingga bisa memantau dan mengawasi arus lalu lintas di jalan tersebut,” ungkapnya.
Pihak legislatif mengapresiasi ide Wali Kota Aditya Mufti Ariffin yang meminta bantuan Kemenhub RI, sehingga berbuah dipasangnya unit ATCS pada dua lokasi lampu merah di kota setempat.
“ATCS ini sangat bagus diterapkan di Banjarbaru karena selain perubahan status sebagai ibu kota Kalsel juga kepadatan lalu lintas makin bertambah tinggi seiring perkembangan jaman,” katanya. (Kanalkalimantan.com/al)
Reporter : al
Editor : kk
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara1 hari yang laluBupati HSU Melantik 13 Pejabat, Bakal Ada Lagi Mutasi
-
HEADLINE2 hari yang laluLima Sekoci Kapal Virgo Transport 8 Terdampar di Pesisir Pantai Seruyan
-
NASIONAL3 hari yang laluImpor Kapal Virgo Berusia 39 Tahun Diselidiki
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara1 hari yang laluPolres HSU Bersama Mahasiswa Bagi-bagikan Masker
-
PLN UIP3B KALIMANTAN1 hari yang laluPLN ULTG Batulicin Turun Langsung Menjaga Aset Transmisi dari Karhutla
-
HEADLINE3 hari yang laluMK Kabulkan Gugatan MBG Watch, Batasi Kewenangan Pemerintah Ubah APBN


