Connect with us

Kota Banjarbaru

BREAKING NEWS. Krisis Oksigen, RSD Idaman Juga Tak Terima Pasien Baru yang Perlu Oksigen!  

Diterbitkan

pada

Kondisi RSD Idaman Banjarbaru yang tidak menerima pasien rawat inap dengan keperluan oksigen. Foto: dok kanal

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Sama seperti sejumlah rumah sakit lain, RSD Idaman Banjarbaru juga mengalami krisis oksigen. Hal ini seiring dengan meningkatnya jumlah pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit milik Pemko Banjarbaru ini. Bahkan, RSD Idaman sudah tidak dapat menerima pasien baru yang memerlukan oksigen.

Melalui pengumuman resmi, RSD Idaman menyampaikan bahwa ketersediaan oksigen saat ini menipis.

Maka RSD Idaman Banjarbaru tidak dapat menerima pasien baru yang memerlukan oksigen, serta pasien lain yang tidak memerlukan oksigen dapat dilayani sesuai kapasitas ruangan.

Saat dimintai konfirmasi mengenai stok oksigen di RSD Idaman, Kepala Bagian Tata Usaha Muhammad Firmansyah, menyampaikan dirinya sedang fokus pada masalah oksigen.

 

 

Baca juga: GENTING. Stok Oksigen Kalsel Menipis, RS Ratu Zalecha Tak Terima Pasien Baru Rawat Inap

“Nanti saja, saya sedang fokus ke rumah sakit dulu, nanti saya buat press releasenya saja,” terangnya kepada Kanalkalimantan.com pada Minggu (25/7/2021) sore.

Sebelumnya,  RS Ratu Zalecha Martapura yang menyatakan untuk sementara tidak menerima pasien baru rawat inap yang memerlukan oksigen karena keterbatasan stok.

Pantauan Kanalkalimantan.com di sejumlah lokasi, Minggu (25/7/2021), menyatakan stok oksigen bahkan sudah kosong mulai kemarin.  M Afri Yandi alias Edak, seorang distributor oksigen dari PT Samator mengatakan kelangkaan oksigen di Banjarbaru.

“Masih kosong dan nggak tahu kapan datangnya lagi,” ujarnya kepada Kanalkalimantan.com saat dihubungi sore tadi.

Baca juga: Kalsel Kondisi Genting, Dewan ‘Sorot’ Langkah Pemprov Tangani Covid-19 

“Jangankan di tempat penjualan kayak kami, di pabrik saja sudah banyak tabung yang kosong,” ucap Edak.

“Tabungnya ya segitu aja jumlahnya, liquid-nya terbatas. Tabungnya nggak nambah lagi di pabrik, soalnya udah nggak ngejualin lagi,” tambahnya.

Edak menerangkan, bahwa untuk membeli oksigen langsung dari pabrik sekarang tidak semudah dulu. “Datang ke PT Samator harus bawa surat keterangan dokter, bukti kalo benar-benar butuh oksigen. Saat pengambilan juga harus dikawal oleh pihak rumah sakit,” katanya.  (kanalkalimantan.com/dewi)

Reporter : dewi
Editor : cell


iklan

MUSIC HITS with VOA


Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca