Otomotif
Inilah Tiga Orang yang Membidani Lahirnya Yamaha RX King
KANALKALIMANTAN.COM – Bagi kalangan penggila motor, siapa sih yang tak kenal dengan Yamaha RX King? Punya sederet julukan seperti motor jambret atau “sang raja”, motor bermesin dua tak ini begitu melegenda bahkan masih dicari walau sudah lama berhenti diproduksi.
Walaupun laris manis, akan tetapi leluhur dari motor tersebut rupanya banyak disebut sebagai motor tak laku.
Motor tersebut adalah RX-K, yang masuk ke Indonesia pada 1980, akan tetapi berhenti beredar pada 1983.
Tak mau berdiam diri, tiga perwakilan Yamaha Jepang, Motaki Hyodo, Chikao Kimata, dan Nobuo Aoshima melakukan survei dengan berkeliling di beberapa penjuru Tanah Air, seperti Jawa, Sumatera, dan beberapa daerah lainnya.

Pencetus Yamaha RX King. (YRKI)
Hasil survei tersebut mengatakan bahwa konsumen Tanah Air menginginkan motor yang hemat bahan akar, berdesain gagah dan bertenaga.
Akhirnya lahirlah Yamaha RX-King 135, yang dibekali dengan Yamaha Energy Induction System, membuatnya hemat bahan bakar sebesar 15% dibandingkan pendahulunya, RX-K walaupun kapasitas mesinnya sama.
Secara garis besar, Yamaha RX King hadir dalam tiga generasi. Generasi paling awal disebut dengan King Cobra.
Sementara itu generasi kedua disebut dengan King Master yang hadir pada 1992 hingga 2001. Selanjutnya barulah hadir generasi ketiga, New King, pada 2002.
Dengan bobot yang cuma 100 kg, motor yang dijejali mesin berkapasitas 132cc 2-tak ini mampu mengeluarkan tenaga sebesar 18.5 ps dengan torsi sebesar 1,54 kgf.m. (suara.com)
Editor : kk
-
HEADLINE1 hari yang laluKapal Virgo Transport 8 Dibangun 1987, Baru Operasi 8 Juli Layani Rute Surabaya-Banjarmasin
-
HEADLINE1 hari yang laluTenggelam di Laut Jawa, Kapal Virgo Transport 8 Rute Surabaya-Banjarmasin Angkut 243 Orang
-
Olahraga2 hari yang lalu1.200 Pelari Jajal Rute 5,3 Km Heritage Run 2026 di Banjarbaru
-
HEADLINE1 hari yang laluEnam Meninggal Dunia, 103 Orang Dievakuasi dari Kapal Virgo Transport 8
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara2 hari yang laluPemkab HSU Target Pertahankan Predikat Terbaik Akreditasi Perpustakaan 2026
-
Budaya2 hari yang laluPameran Tunggal “Intan Banua” di Taman Budaya Kalsel


