Connect with us

Kanal

4 Kabupaten di DAS Barito Terima DIPA 2020 dari KPPN Buntok

Diterbitkan

pada

Asisten III Setda Barsel bersama Kepala KPPN Buntok menyerahkan DIPA tahun 2020 kepada pihak perwakilan Kejaksaan Barsel. Foto : digdo

BUNTOK, Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Buntok, Barito Selatan (Barsel) serahkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) tahun 2020 kepada 4 kabupaten di DAS (Daerah Aliran Sungai) Barito.

Empat kabupaten tersebut yakni Barsel, Bartim, Barut dan Murung Raya. Diserahkan kepada masing-masing perwakilan kabupaten oleh Asisten III Setda Barsel Dekma di aula Setda Barsel, Rabu (27/11).

Kepala KPPN Buntok Selamet Parman mengatakan, penyerahan DIPA sebelum awal tahun anggaran tradisi tahunan. Tetapi merupakan bersama untuk memastikan agar pelaksanaan anggaran dapat dimulai tepat waktunya.

“Dengan demikian seluruh instansi pemerintah bisa mengesekusi rencana yang sudah ditetapkan sesuai fungsinya masing-masing,” kata Selamet Parman.

Ia mengatakan, hal ini merupakan salah satu upaya untuk mendorong satuan kerja dapat sesegera mungkin melaksanakan kegiatannya di tahun anggaran 2020 mendatang.

“Karena DIPA juga bisa sebagai alat pengendalian, pelaksanaan, pelaporan dan pengawasan dan perangkat akuntasi pemerintah,” ucap Selamet.

Lebih lanjut, katanya, DIPA juga merupakan dokumen pelaksanaan anggaran yang dibuat oleh menteri/pimpinan lembaga serta disahkan oleh Direktur Jenderal Perbendaharaan atas nama Menteri Keuangan.

“Sehingga berfungsi sebagai dasar untuk melakukan tindakan yang mengakibatkan pengeluaran negara dan pencairan dana atas beban APBN,” jelasnya.

Ia mengatakan pada 18 Oktober 2019, RUU APBN tahun anggaran 2020 telah ditetapkan menjadi UU nomor 20 tahun 2019 tentang APBN.

Kebijakan fiskal yang dijalankan pemerintah, mobilisasi pendapatan untuk pelebaran ruang piskal, kebijakan belanja yang lebih baik untuk efisien belanja dan meningkatkan belanja modal pembentuk aset serta mengembangkan pembayaran yang kreatif dan mitigasi resiko untuk pengendalian liabilitas.

“Selain itu  pemerintah juga menyiapkan diri terhadap dinamika perekonomian global, agar APBN dapat dijaga tetap sehat, adil, dan mandiri. Sehingga dapat mengakslerasi dan memperluas pembangunan nasional,” pungkas Selamet. (digdo)

Reporter : Digdo
Editor : Bie


iklan

MUSIC HITS with VOA


Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca