Hukum
257 Perkara Narkotika Sepanjang 2023 Kasus di PN Amuntai
KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI – Dominasi kasus narkotika masih menjadi salah satu perkara yang kerap ditangani Pengadilan Negeri (PN) Amuntai selama kurun waktu Januari hingga Desember tahun 2023.
Kepala PN Amuntai melalui hakim juru bicara Gland Nicholas mengakui tingginya perkara Narkotika yang ditangani PN Amuntai selama ini menjadi gambaran perlunya perhatian semua pihak.
“Salah satu yang menjadi perhatian adalah tingginya perkara pidana terkait dengan narkotika yang mencapai 90 persen dari total pidana yang masuk,” bebernya kepada kanalkalimantan.com, Rabu (6/12/2023).
Gland berharap adanya keterlibatan semua unsur masyarakat, mulai dari keluarga, sekolah dan warga sehingga Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) dapat terbebas dari bahaya narkotika.
Baca juga: Serunya Nikah Massal di Banjarmasin, Pengantin Diarak Naik Becak ke Hotel Berbulan Madu
Saat ini, PN Amuntai mencatat sampai dengan 5 Desember 2023, total keseluruhan perkara yang masuk PN Amuntai berjumlah 257 dan sudah diputus berjumlah 237 perkara.

Sedangkan untuk perkara yang sedang berjalan masih ada 20 perkara.
Untuk perkara pidana, berjumlah 144 perkara, pidana anak atau anak berhadapan dengan hukum berjumlah 4 perkara, pidana cepat 23 perkara, pidana lalu lintas 388 perkara, illegal fishing 5 perkara dan 74 perkara narkotika.
Baca juga: Apdesi Kalsel Ikut Demo di DPR RI, Perjuangkan Pengesahan Revisi UU Desa
Sementara untuk perkara perdata, berjumlah 7 perkara gugatan, gugatan sederhana 15 perkara dan permohonan sebanyak 63 perkara.
Humas PN Amuntai, Penny Sri Ariani Siberani menjelaskan, disamping menerima perkara-perkara, selama ini PN Amuntai juga memberikan beberapa layanan inovasi kepada masyarakat seperti SI-ACIL (Sistem Informasi dan Komunikasi Pengadilan) SARUNG (Sahari Tuntung) bekerja sama dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) berupa pelayanan keliling untuk melakukan sidang permohonan.
Ditambah POSBAKUM Keliling dan POSBAKUM Online dan Layanan Pendampingan Perempuan Berhadapan Dengan Hukum.
Baca juga: Erupsi Gunung Marapi: 13 Pendaki Ditemukan Tewas, 10 Orang Masih Hilang
“Untuk program SARUNG, kita sudah berjalan beberapa tahun lalu, dan layanan ini langsung ke desa-desa,” ungkap Panitera Muda Hukum PN Amuntai ini.
Selain itu, Pengadilan Negeri Amuntai memiliki inovasi layanan khusus seperti SARABA (Sistem ramah disabilitas), E-Form Anput (Elektronik formulir antar jemput bagi penyandang disabilitas), E- BISA (E Book Disabilitas) dan MERASA (Mediasi ramah Disabilitas). (Kanalkalimantan.com/dew)
Reporter : dew
Editor : bie
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara2 hari yang laluSilaturahmi Bupati HSU dengan Para Marbot Masjid
-
HEADLINE1 hari yang laluDPKP Kalsel Optimalkan Pemulihan Lahan Pertanian Pascabanjir
-
Kabupaten Kapuas20 jam yang laluPenataan Blok Pasar di Kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Pemkab Kapuas Siapkan Relokasi
-
NASIONAL1 hari yang laluMenkomdigi di HPN: Pers Tak Boleh Kalahkan Kepercayaan Publik Demi Kecepatan dan Algoritma
-
Kabupaten Banjar21 jam yang laluPimpin Rakor Mingguan, Bupati Soroti Pengelolaan Taman CBS
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara22 jam yang laluBupati HSU Dorong Kerjasama Solid Antar ASN dalam Pembangunan Daerah


