HEADLINE
11 Murid SD Korban Kejatuhan Kontainer di Liang Anggang, Dua Anak Patah Tulang
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Sebelas orang anak sekolah dasar luka-luka akibat kejatuhan kontainer dari truk yang melintas di depan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Landasan Ulin Selatan, Kecamatan Liang Anggang, Kota Banjarbaru, dilarikan ke rumah sakit, Kamis (14/8/2025) siang.
Menurut informasi diterima Kanalkalimantan.com, total 11 korban itu semua adalah murid dari SDN 1 Landasan Ulin Selatan (LUS).
Seperti yang disampaikan oleh Kepala SDN 1 LUS, Suadmaji saat dikonfirmasi membenarkan bahwa peristiwa tersebut terjadi saat jam pulang sekolah di depan gerbang sekolah mereka.

Seperti biasa saat pulang sekolah, sejumlah murid singgah berbelanja di depan gerbang sekolah.
Saat jajan itulah mereka menjadi korban kejatuhan kontainer dari truk yang menyangkut dahan pohon.
“Begitu menabrak pohon, kontainer langsung jatuh. Anak-anak kaget dan tidak sempat menghindar,” ujar Kepala SDN 1 LUS.
Belasan murid yang menjadi korban langsung dilarikan ke RSI Sultan Agung untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
Dari 11 orang murid itu, lima anak merupakan warga Landasan Ulin Selatan dan enam anak KTP luar.
Setelah sempat menjalani perawatan di rumah sakit, delapan murid di antaranya diperkenankan untuk pulang.
Sedangkan tiga anak lainnya harus menjalani perawatan di ruang rawat inap, dengan rincian dua anak mengalami patah tulang dan satu anak mengalami luka dalam. (Kanalkalimantan.com/wanda)
Reporter: wanda
Editor: bie
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara2 hari yang laluSilaturahmi Bupati HSU dengan Para Marbot Masjid
-
HEADLINE2 hari yang laluDPKP Kalsel Optimalkan Pemulihan Lahan Pertanian Pascabanjir
-
Kabupaten Kapuas1 hari yang laluPenataan Blok Pasar di Kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Pemkab Kapuas Siapkan Relokasi
-
Kabupaten Banjar1 hari yang laluPimpin Rakor Mingguan, Bupati Soroti Pengelolaan Taman CBS
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara1 hari yang laluBupati HSU Dorong Kerjasama Solid Antar ASN dalam Pembangunan Daerah
-
NASIONAL2 hari yang laluMenkomdigi di HPN: Pers Tak Boleh Kalahkan Kepercayaan Publik Demi Kecepatan dan Algoritma


