Hukum
Tengkorak Terikat Tali Gegerkan Warga Landasan Ulin Selatan
BANJARBARU, Warga jalan Teluk Masjid Kelurahan Landasan Ulin Selatan, Kecamatan Liang Anggang, Kota Banjarbaru geger temuan kerangka tengkorak manusia, Jum’at (14/10).
Kerangka tengkorak manusia itu ditemukan di tepian bekas galian tanah lempung. Berjarak sekitar 1 Km dari permukiman warga, sehingga tidak terpantau oleh masyarakat.
Anehnya, yang membuat kecurigaan, sebagian kerangka masih dalam karung plastik yang mulai rusak. Dan salah satu tangan terikat simpul tali berwarna merah, sehingga kerangka tengkorak manusia itu diduga menjadi korban pembunuhan.
Aparat Polsek Banjarbaru Barat melakukan identifikasi di lapangan. Diperkirakan, tengkorak itu berjenis kelamin perempuan, dengan ciri rambut panjang dan menggunakan selendang putih, bermanik-manik perak di tepi.
Menurut Ketua RT 5 Landasan Ulin Selatan, Jali, warga sudah menemukan beberapa hari lalu, namun belum yakin. Kemudian setelah dilihat kembali Jum’at sore, dipastikan tengkorak itu manusia.
“Sebenarnya warga sudah melihat tengkorak itu beberapa hari lalu, tapi tidak yakin. Dan hari ini (Jum’at,red) dipastikan tulang belulang itu milik manusia,†jelas Jali.
Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dan penyisiran di lokasi temuan tengkorak. Karena tidak ada identitas diri ataupun barang lainnya.
Demikian pula pihak Rumah Sakit Idaman, tidak mampu melakukan identifikasi terhadap tengkorak tersebut. (safar)
-
Kota Banjarbaru1 hari yang laluTukar Posisi 7 Pejabat Eselon II Pemko Banjarbaru, 91 ASN Mutasi dan Promosi
-
HEADLINE2 hari yang laluBNPB Kerahkan Dua Pesawat Cessna Operasi Modifikasi Cuaca di Kalteng
-
Hukum3 hari yang laluTipu-tipu Ngaku Anggota Polisi, Warga Gunung Tinggi Tanbu Ini Berakhir Bui
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluPanen Padi di Beruntung Baru, Bupati Banjar Apresiasi Semangat Petani Meski Hadapi Tantangan Cuaca
-
HEADLINE2 hari yang lalu“BAPINTAR” Diskominfo Banjarbaru, Membaca Dinamika Publik dari Informasi Digital
-
Kota Banjarbaru2 hari yang laluBanjarbaru Siaga Darurat Bencana Karhutla dan Kekeringan


