DPRD KOTABARU
Soal Kambatang Lima, Komisi I DPRD Kotabaru Koordinasi ke Balitbangda Kalsel
KANALKALIMANTAN.COM, KOTABARU – Bertempat di Komplek perkantoran Gubernur Kalimantan Selatan di Banjarbaru, atau tepatnya di Kantor Balitbangda Provinsi, kalangan Komisi I DPRD Kotabaru berkoordinasi dalam rangka mendengarkan keterangan dari Balitbangda dan tim kajian dari Universitas Lambung Mangkurat (ULM) sampai di mana proses studi kelayakan serta kajian persepsi publik yang dilakukan oleh tim tersebut, Rabu (2/8/2023).
Komisi I yang beranggotakan Khairil Anwar, Alfisah, Suwanti, Mustakim, H Akhnad Mukyani, Suji Hendra serta Rabbiansyah yang juga selaku Ketua TP2CK Tanah Kambatang Lima mendengarkan secara seksama penjelasan dari Dr Taufik Arbain Ketua Tim Kajian ULM dan Amin Kaban dari Balitbangda Kalsel.
“CDOB Tanah Kambatang Lima secara kajian teknis maupun berdasarkan kajian persepsi publik layak untuk dimekarkan menjadi sebuah Kabupaten Baru diprovinsi Kalimantan Selatan,” tutur Dr Taufik Arbani.
Baca juga: Integrasi Ekonomi Keuangan Digital, Ini Kata Pj Bupati HSU
Senada dengan itu, Amin Kaban juga menyampaikan bahwa,Tanah Kambatang Lima layak untuk dimekarkan, namun ia juga meminta persyaratan administrasi yang masih ada kekurangan agar segera dilengkapi.
“Kita melihat bahwa Tanah Kambatang Lima layak untuk dimekarkan dan itu setelah berdasar kajian di lapangan,” ujar dia. (Kanalkalimantan.com/muhammad)
Reporter: muhammad
Editor: Dhani
-
HEADLINE3 hari yang laluMemecah Kemacetan Ibu Kota, Pemko Banjarbaru Bangun Jalan Lingkar Selatan 43 Km
-
Kabupaten Kapuas3 hari yang laluPemkab Kapuas Raih Predikat Sangat Baik, Peringkat 4 Kinerja PTSP se Kalteng
-
PLN UIP3B KALIMANTAN3 hari yang laluEdukasi Pelajar PLN UPT Pontianak Cegah Gangguan Listrik dari Layang-layang
-
PUPR PROV KALSEL3 hari yang laluPUPR Kalsel Tambah Rambu dan Perbaiki Geometrik Jalan Banjarbaru – Batulicin
-
PLN UIP3B KALIMANTAN3 hari yang laluPLN UPT Banjarbaru Semangati 60 Anak Pejuang Kanker di RSUD Ulin
-
HEADLINE2 hari yang laluJalan Baru di Banjarbaru, Konektivitas Wilayah Membuka Aktivitas Ekonomi


