HEADLINE
Sita 8,2 Kg Sabu dari 24 Kasus Narkoba Sepanjang 2022, Polres Lamandau Minta Pasukan K9
KANALKALIMANTAN.COM, NANGA BULIK – Polres Lamandau mengungkap kasus kejahatan sepanjang tahun 2022. Tercatat 135 kasus berhasil diungkap dan 98 diantaranya telah diselesaikan, meningkat 9,1 persen dari tahun sebelumnya (2021).
Kapolres Lamandau AKBP Bronto Budiyono SIK menggelar press release akhir tahun 2022 di Joglo Mapolres Lamandau, Provinsi Kalimantan Tengah, Jum’at (30/12/2022) pagi.
Polres Lamandau juga merilis tingkat kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum (Wilkum) Polres Lamandau yang diklaim mengalami penurunan. Dimana, pada tahun 2022 ini tercatat sebanyak 76 kasus Laka Lantas atau menurun 1 persen dari data tahun 2021.
Dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, Polres Lamandau membuat 20 inovasi diantaranya adalah SIM delivery, SKCK Delivery dan SKCK Keliling.
Baca juga: Waspada DBD di Banjarmasin, Sepanjang 2022 Ada 62 Kasus
Selain itu di jajaran Polres Lamandau juga dikembangkan satu Pospol menjadi Polsebsektor di Kecamatan Bulik Timur, Hal ini merupakan upaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Kapolres menjelaskan, khusus untuk kasus narkoba, tahun 2022 ini mengalami kenaikan, yakni 24 kasus dari tahun sebelumnya tercatat 23 kasus.
“Dari 24 kasus tersebut kini seluruhnya telah ditangani. Untuk total barang buktinya sebanyak 8,2 kilogram sabu dan 943 butir ekstasi,” beber Kapolres Lamandau.
AKBP Bronto menegaskan pihaknya menaruh perhatian khusus terhadap pengungkapan kasus narkoba. Begitupun dengan kasus pelecehan seksual dan kekerasan terhadap anak dibawah umur.
“Untuk penanganan kasus narkoba kami sudah meminta ke Polda atau Mabes Polri bantuan pasukan K9 anjing pelacak,” katanya.
Menurutnya, dengan pasukan K9 pihaknya bisa lebih optimal lagi mencegah penyelundupan narkoba antar wilayah lintas Kalimantan yang diduga dipasok dari negara tetangga.
Baca juga: Aduan Warga Diserap Polsek Banjarbaru Melalui Jumat Curhat
Pasalnya, selama ini Kabupaten Lamandau menjadi jalur utama penyelundupan narkoba dari Provinsi Kalimantan Barat maupun dari luar negeri.
Polres Lamandau juga memberikan reward and punishment kepada sejumlah personel. “Kami selalu berusaha objektif memberikan sanksi dan penghargaan kepada anggota,” pungkas Kapolres Lamandau.(Kanalkalimantan.com/habibullah)
Reporter : habibullah
Editor : kk
-
Kalimantan Selatan3 hari yang laluCuaca Kalsel Diprakirakan Masih Cerah, Suhu Udara Capai 36 Derajat Celcius
-
HEADLINE2 hari yang laluBerulang Keluar Masuk SPBU, Temuan Satgas BBM HSU di Lapangan
-
HEADLINE2 hari yang laluTim Penyelam Temukan Penumpang Terjebak di Dalam Kamar Kapal Virgo
-
Kalimantan Selatan2 hari yang laluSinergi Pengelolaan Geopark Meratus Menuju Revalidasi 2028
-
Kabupaten Kapuas3 hari yang laluMenhut RI Gelar Rapat di Posko Tanggap Darurat Karhutla Kabupaten Kapuas
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluBapperida Banjar Gelar CSR Award 2026


