Dishut Kalsel
Rimbawan Dinas Kehutanan Kalsel Tanam 1.000 Bibit Mangga di Cempaka
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Dalam rangka mendukung program penghijauan Revolusi Hijau pada musim penghujan tahun 2024, Rimbawan Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan melaksanakan aksi penanaman 1.000 bibit mangga dengan jarak 2 meter pertanaman di area lahan sekitar GOR Babussalam, Cempaka, Banjarbaru.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pelestarian alam serta memperbaiki kualitas udara dan tanah di kawasan tersebut. Pemilihan bibit mangga dilakukan karena tanaman ini tidak hanya memberikan manfaat ekologi, tetapi juga berpotensi menghasilkan buah yang bermanfaat secara ekonomi.
Kepala Dinas Kehutanan Kalsel Fathimatuzzahra menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi salah satu wujud nyata dari komitmen pemerintah Provinsi Kalsel dalam mendukung keberlanjutan Hutan Lestari Masyarakat Sejahtera “Lahan terlantar menjadi sasaran kami untuk menambah tutupan lahan dengan aksi penanaman. Aksi Penanaman rutin di Sepanjang Musim Penghujan ini merupakan wujud nyata dan komitmen Pemerintah Provinsi Kalsel melalui Dinas Kehutanan Provinsi Kalsel untuk menjaga ekosistem berkelanjutan agar tercapai hutan lestari masyarakat sejahtera” Kata Kadishut Kalsel Fathimatuzzahra.
Kadishut Kalsel juga menginformasikan bahwa masyarakat umum yang ingin ikut berpartisipasi dalam aksi menanam untuk hijaukan banua dapat mengambil langsung bibit gratis di Persemaian Liang Anggang.(kanalkalimantan.com/kk)
Editor: kk
-
Kabupaten Banjar1 hari yang laluNaik 45 Persen, Jemaah Haji Kabupaten Banjar 671 Orang
-
Kota Banjarmasin2 hari yang laluKompor Ditinggal Masih Menyala, 7 Rumah di Kuin Cerucuk Terbakar
-
HEADLINE1 hari yang laluMenilik SDK Ambatunin di Pedalaman Meratus: Ada Murid 20 Tahun, Bertahan dengan Keterbatasan
-
Kota Banjarbaru2 hari yang laluMerubah Pola Penanganan Sampah di Banjarbaru: Rumah Tangga Awal Pemilahan Sampah
-
PUPR PROV KALSEL2 hari yang laluTingkatkan Kualitas dan Profesionalisme Tenaga Kerja Konstruksi, PUPR Kalsel Gelar Kegiatan Sertifikasi
-
HEADLINE2 hari yang laluJejak Ekspedisi Gerakan Buku Meratus II, Tiga Jam Jalan Kaki ke Dusun Ambatunin





