LIPSUS BANJARBARU
Ratusan Masjid Menghiasi Wajah Kota Banjarbaru, Dipercantik Dengan Dibangunnya Kawasan RTH
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Bangunan Masjid tiap tahunnya terus bertambah menghiasi wajah Kota Banjarbaru. Tercatat ada 107 Masjid -data November 2019, yang akan dan telah berdiri di berbagai Kelurahan.
Masjid As-Salam yang berlokasi di Komplek Graha Praja Idaman RT 01/RW 01 Jalan Cempaka Baru, Trans Gunung Kupang, Kelurahan Cempaka, menjadi salah satu tempat ibadah yang saat ini tengah dalam proses pembanguna.
Saat dimulai pembangunan Masjid tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama, Wali Kota Banjarbaru H Nadjmi Adhani bersyukur bahwa kegiatan keagamaan tumbuh dan berkembang sangat baik di kota Banjarbaru.
“Apalagi, dalam proses perencanaan pembangunan masjid ini juga ada melibatkan dari warga non muslim. Sehingga ada saling menghormati meski berbeda agama,†katanya.
Selain itu, kata Nadjmi, masyarakat kota Banjarbaru juga mempunyai rasa solidaritas dalam masalah keagamaan. Menurutnya kawasan komplek tersebut mempunyai prospek yang sangat bagus kedepannya dan akan berkembang. Kawasan jalan ini akan jadi poros Banjarbaru-Kotabaru.
“Perlu diketahui Mesjid As-Salam ini adalah mesjid yang ke 107 di Kota Banjarbaru, harapan agar cepat rampung dan menjadi masjid yang bisa digunakan sebagai tempat beribadah dengan baik,†bebernya.
Selain pembangunan, Pemko Banjarbaru juga turut memperindah halaman masjid. Contohnya, di Masjid yang menjadi ikon di kota banjarbaru yakni Masjid Agung Al Munawarah yang berada di Jalan Trikora. Masjid ini diresmikan pada 1 Juli 2010 oleh Wali Kota Banjarbaru saat itu, Rudy Resnawan dengan daya tampung ribuan jemaah.

Tepatnya tahun 2018, Pemko Banjarbaru meresmikan sebuah Kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) disamping Masjid Agung Al Munawarah. Kawasan ini dilengkapi bundaran cantik ditanami bunga warna-warni.
Banyak terdapat tempat duduk di fasilitas pejalan kaki yang mengelilingi taman. Tidak hanya itu, semakin indah kawasan ini adanya gerbang megah dan ikon tulisan Banjarbaru yang berkilau sebagai identitas taman.
Sebanyak 15 pohon kurma juga sudah tertanam baik, bahkan diberi perlakuan khusus oleh petugas taman. Aneka tanaman dan rumput juga betul-betul terawat.
“Sesuai dengan konsepnya,  pengunjung taman tentu harus menjaga etika berpakaian dan pergaulan. Kita ingin ruang terbuka hijau yang kita miliki tak melulu mengedepankan konsep pendidikan atau estetika belaka, tetapi menjadi cermin karakter masyarakat kita yang terdidik, sehat, berdaya saing dan berakhlak mulia,” kata Wali Kota Banjarbaru, Nadjmi Adhani. (Kanalkalimantan.com/rico)
-
Kota Banjarbaru3 hari yang laluMPP Banjarbaru Dikunjungi Komisi III DPR RI
-
Kabupaten Banjar3 hari yang laluDiikuti 725 Peserta, Bupati Secara Resmi Buka MTQ Tingkat Kabupaten Banjar
-
HEADLINE2 hari yang laluPerlu Jaringan Kereta Api Kalimantan, Perkuat Konektivitas Antarwilayah
-
Budaya2 hari yang lalu“Puisi dalam Banyak Wajah” Apresiasi Sastra Inklusif Hari Puisi Taman Budaya Kalsel
-
Hukum1 hari yang laluTipu-tipu Ngaku Anggota Polisi, Warga Gunung Tinggi Tanbu Ini Berakhir Bui
-
Kabupaten Balangan1 hari yang laluBPBD Balangan Bekali Kemampuan Relawan Destana


