Kota Banjarbaru
Puting Beliung Rusak Beberapa Bangunan di Loktabat Utara
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Angin puting beliung menghantam beberapa bangunan rumah di Kelurahan Loktabat Utara, Banjarbaru, Senin (28/2/2022) pukul 16.30 Wita. Empat rumah warga, 1 warung makan, dan musholla mengalami kerusakan.
Kapolsek Banjarbaru Utara Kompol Shofiyah melalui PS. Kasi Humas Aipda Andreas mengatakan ketika dilakukan pengecekan sekitar pukul 19.00 Wita oleh Seklor Vita dan Kasi Ekobang Polsek Banjarbaru Utara yang didampingi oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Loktabat Utara Aipda Adry Hidayat didapati ada beberapa buah rumah dan musholla serta warung makan rusak akibat angin puting beliung.
“Ada empat buah rumah serta satu buah musholla yang mengalami kerusakan tersebar di tiga rukun tetangga (RT),” ucapnya, Selasa (1/3/2022).
Adapun sebaran empat buah rumah, warung makan serta musholla yang terdampak disebutkan Aipda Andreas berada di lingkungan RT 33, RT 38 dan RT 17 yang didapati dari laporan ketua RT.
Baca juga: Museum Jerman-Rusia Terjebak dalam Invasi Ukraina
Sementara untuk musholla mengalami kerusakan pada bagian atap di RT 33.
“Rata-rata kerusakan pada bagian atap,” jelasnya.
Dilanjutkan Aipda Andreas, bangunan yang mengalami kerusakan terparah terdapat di RT 17 yang berada di lapangan Puma Loktabat yang merusak satu buah warung makan.
“Warung makan rusak total,” tuntasnya.(kanalkalimantan.com/ibnu)
Reporter: ibnu
Editor: cell
-
PUPR PROV KALSEL3 hari yang laluDinas PUPR Kalsel Percepat Perbaikan Jalan Sungai Lulut yang Amblas
-
HEADLINE19 jam yang laluPertamax Turun per 1 Agustus, Ini Update Harga di Kalsel dan Kalteng
-
HEADLINE2 hari yang laluKota Banjarbaru 25 Besar Nasional Pelayanan Investasi “Sangat Baik”
-
PUPR PROV KALSEL2 hari yang laluSelesai Dikerjakan, Dinas PUPR Kalsel Serahkan Lintasan Atletik Stadion 17 Mei ke Dispora
-
Kabupaten Banjar3 hari yang laluDKISP Banjar Tingkatkan Wawasan ASN Mengenai Standar Keamanan Informasi
-
DPRD Kota Palangka Raya3 hari yang laluWakil Rakyat Palangka Raya Minta Penyediaan Fasum Ramah Disabilitas


