Dispersip Kalsel
Perkuat Fungsi Perpustakaan, Konsultan Perpusnas RI Berkunjung ke Kalsel
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Sebagai salah satu perpustakaan yang melaksanakan program Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (PBIS), Perpustakaan Palnam Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kalimantan Selatan mendapat kunjungan dari Tim Konsultan Perpustakaan Nasional (Perpusnas) Republik Indonesia, pada Kamis (8/10/2020).
Selain memonitor pelaksanaan program PBlS, kedatangan konsultan perpustakaan yang merupakan mitra Perpusnas RI ini, juga menggali dan mendiskusikan program yang telah dijalanakan, hingga perencanaan di tahun 2021.
Hal ini dilakukan, untuk penguatan peran perpustakaan, dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan kesejahteraan masyarakat, melalui penggalakkan budaya literasi dan mewujudkan masyarakat berpengetahuan, inovatif, kreatif, serta berkarakter, yang dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2020–2024.
Selain itu, literasi yang digaungkan saat ini, tidak hanya dimaknai sebagai kemampuan membaca dan menulis saja, namun juga dapat diterjemahkan sebagai kemampuan untuk mengatasi persoalan, meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan.

Agar dapat memastikan transformasi dan inovasi ini tetap berjalan, diperlukanlah dukungan semua unsur dari tim sinergi provinsi, untuk mendorong lahirnya kebijakan keberlanjutan dan perluasaan program transformasi PBIS di tingkat kabupaten hingga desa.
“Peran para pemangku kepentingan di tingkat provinsi, serta komitmen dari pimpinan daerah, sangat penting dalam mendorong keberhasilan program prioritas nasional ini hingga ke tingkat kabupaten dan desa,” ungkap Nailu Farisya, Koordinator Wilayah Konsultan Perpusnas RI.
Didampingi Kepala Dispersip Kalsel Dra Hj Nurliani Dardie, Tim Konsultan Perpusnas RI melanjutkan monitring dan pendampingan pembuatan video cerita, terkait dampak pelaksanaan program PBIS di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), sebagai perwakilan Kalsel yang sudah membuahkan hasil positif bagi masyarakat di masa pandemi Covid-19.
Perpustakaan Kabupaten HSU saat ini aktif mengimplementasikan PBIS, hingga mendapat bantuan dari Perpusnas RI, berupa komputer, pencetak, server, buku, rak buku. Termasuk dukungan untuk pengembangan kapasitas SDM berupa pelatihan bimbingan teknis.
“Mudah-mudahan kabupaten/kota yang lain, khususnya Tanah Bumbu, Hulu Sungai Tengah dan Barito Kuala, yang mendapat bantuan sama seperti HSU, dapat lebih aktif mengimplementasikan PBIS untuk memberikan dampak bagi kesejahteraan masyarakatnya,” harap Bunda Nunung -sapaannya. (kanalkalimantan.com/fikri)
Editor : Bie
-
HEADLINE14 jam yang laluMemecah Kemacetan Ibu Kota, Pemko Banjarbaru Bangun Jalan Lingkar Selatan 43 Km
-
Kota Banjarbaru3 hari yang laluTukar Posisi 7 Pejabat Eselon II Pemko Banjarbaru, 91 ASN Mutasi dan Promosi
-
Kabupaten Kapuas15 jam yang laluPemkab Kapuas Raih Predikat Sangat Baik, Peringkat 4 Kinerja PTSP se Kalteng
-
PLN UIP3B KALIMANTAN21 jam yang laluEdukasi Pelajar PLN UPT Pontianak Cegah Gangguan Listrik dari Layang-layang
-
PUPR PROV KALSEL22 jam yang laluPUPR Kalsel Tambah Rambu dan Perbaiki Geometrik Jalan Banjarbaru – Batulicin
-
Kabupaten Banjar3 hari yang laluPanen Padi di Beruntung Baru, Bupati Banjar Apresiasi Semangat Petani Meski Hadapi Tantangan Cuaca


