HEADLINE
Mulai Hari Ini, Kawasan Haul Ke-14 Guru Sekumpul Harus Steril APK Pemilu 2019
MARTAPURA, Hari ini Jumat (1/3), penampakan Alat Peraga Kampanye (APK) seluruh tingkatan Pemilu 2019, mulai radius 4 km harus steril dari acara Haul Ke-14, KH Zaini Abdul Gani atau Abah Guru Sekumpul di Martapura.
Sebelumnya keputusan ini dihasilkan secara bersama-sama antara Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Banjar, KPU Banjar, Bawaslu Banjar, perwakilan partai politik beserta Relawan Haul ke-14 Abah Guru Sekumpul.
Dalam acara keagamaan satu tahun sekali tersebut, tentunya ribuan orang dari berbagai penjuru daerah hingga luar negri berdatangan mengikuti acara haul Abah Guru Sekumpul yang direncanakan 9-10 Maret mendatang. APK yang terpajang di lingkungan acara Haul diharapkan steril, tidak mengganggu dan tetap menjaga kearifan lokal.
Kordinator Divisi Humas dan Hubal Bawaslu Kabupaten Banjar Hairul Fallah mengatakan bahwa berdasarkan kesepakatan tersebut tingkat pemilu Kabupaten Banjar mereka sudah bersedia melepaskan APKnya masing-masing.

“Mereka peserta pemilu di Kabupaten Banjar sudah sepakat melepas, menutup, mengamankan APKnya sendiri pada masa yang sudah disepakati bersama sejauh 4 Km dari titik lokasi Haul Abah Guru Sekumpul,†jelasnnya Jumat (1/3).
Hairul mengatakan apabila APK masih dijumpai dan tidak ada kesadaran dari partai politik untuk melepasnya tersebut, tentunya agar bersama-sama dapat mengingatkan, Bawaslu Banjar sendiri hanya bisa memberlakukan sangsi sosial.
“Kalau masih ada APK, resikonya ya elektabilitas partailah yang nanti dinilai masyarakat, partai pasti memahami itu,†ujar Hairul.
Ditambahkannya, pihak Bawaslu Banjar sendiri sangat mengapresiasi pada rapat bersama pada beberapa waktu yang lalu, mengingat ada kesediaan partai untuk melepas APK masing-masing.
“Kita sangat mengapresiasi akan hal itu, namun apabila masih dijumpai teman-teman dari media bisa saja nantinya langsung konfirmasi ke pengurus partai akan temuannya, karena kita tidak ada aturan akan hal tersebut,†imbaunya.
Di sisi lain, surat peryataan sikap dan himbauan juga dikeluarkan oleh kordinator relawan haul Abah Guru Sekumpul ke-14. Ada beberapa peraturan yang harus ditaati. Mengingatkan bahwa kegiatan haul Abah Guru Sekumpul merupakan acara ritual keagamaan dan tidak memperkenankan ada pihak yang mengklain atau menunggangi kegiatan ini dengan kegiatan politik praktis.
Pada imbuan tersebut juga disampaikan agar peserta pemilu baik parpol, caleg, serta lainnya tidak menyertakan foto Abah Guru Sekumpul pada APK apapun bentuk dan penulisan tanpa terkecuali.
Pemasangan APK yang terpasang dikawasan kegiatan agar dicopot dari 1 hingga 14 Maret mendatang. Disamping itu, pelarangan pengucapan selamat datang dan lainnya yang nuansa politik promosi dan sejenisnya juga diberlakukan.
Diharapkan apabila masyarakat sekitar menemukan hal-hal yang dimaksud, agar dapat menegur langsung secara santun dan apabila tidak ditanggapi dipersilahkan melapor ke Posko Induk Sekumpul atau pihak berwenang terdekat. (rendy)
Editor:Cell
-
HEADLINE2 hari yang laluMaksimalkan OMC Tangani Karhutla, Wapres Gibran Minta Maaf Udara Kalimantan Buruk
-
PLN UIP3B KALIMANTAN2 hari yang laluHumanitrip 2026 PLN Hadirkan Senyum 55 Anak Yatim dan Dhuafa
-
Kota Banjarbaru2 hari yang lalu102 Rumah Tak Layak Huni Terima Program Barakat Gawe Banjarbaru
-
Kabupaten Balangan2 hari yang laluMTQ XIX Tingkat Kabupaten Balangan Digelar di Kecamatan Juai
-
HEADLINE18 jam yang laluKarhutla Kalteng Meluas, Satgas Darat Jadi Tumpuan Penanganan
-
Kalimantan Selatan18 jam yang laluWagub Hasnur Tinjau Karhutla Turun Ikut Lakukan Pemadaman


