ACT KALSEL
Menyuplai Kebutuhan Pangan bagi Warga di Kepulauan Seribu
KANALKALIMANTAN.COM, JAKARTA – Hidup di wilayah atau berbatasan langsung dengan zona merah pandemi Covid-19 memanglah tak mudah. Ruang gerak warganya kini terbatas, tak sebebas sebelumnya. Karantina wilayah kini harus mereka laksanakan demi memutus rantai penularan. Hal ini seperti yang sedang dirasakan oleh warga yang menghuni pulau-pulau di Kepulauan Seribu.
Wilayah yang masuk dalam administratif Kepulauan Seribu, Jakarta ini terdiri dari enam kelurahan di dua kecamatan. Selama pandemi berlangsung, warga di Kepulauan Seribu dibatasi pergerakannya. Adanya pembatasan sosial berskala besar (PSBB) membuat kapal dari dan ke Kepulauan Seribu dilarang membawa muatan orang, hanya boleh barang saja.
Adanya pembatasan ini berpengaruh ke berbagai aktivitas masyarakat, termasuk pekerjaan serta pemenuhan pangan. Sulaiman dari tim Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) yang juga salah seorang warga, mengatakan perekonomian di Kepulauan Seribu agak tersendat.
Sektor pariwisata tak lagi bisa diandalkan. Sedangkan harga ikan dari nelayan dibeli dengan harga murah karena tak bisa menjual hingga ke Jakarta Utara.
“Akses keluar-masuk Jakarta ditutup karena PSBB, harga pokok menjadi tinggi karena terbatasnya persediaan,” ungkap Sulaiman, Ahad (17/5/2020).
Walau akses menuju Kepulauan Seribu diperketat, ACT pada Ahad (17/5/2020) lalu mencoba ke wilayah yang terpisah oleh perairan dengan ibu kota ini untuk mengantar bantuan pangan. Didampingi oleh tim Pemprov DKI Jakarta, ACT mengirimkan 450 paket pangan serta alat pelindung diri bagi masyarakat di tiga pulau, yakni Pulau Lancang, Pulau Pramuka serta Pulau Kelapa. Bantuan ini merupakan hasil kolaborasi ACT bersama BUMA Peduli dan Pemprov DKI Jakarta.
Danu Putra Anugrah dari Tim Program ACT mengatakan, bantuan bagi warga di Kepulauan Seribu merupakan salah satu dari rangkaian penanggulangan penanganan Covid-19 dari ACT yang telah dilakukan di berbagai wilayah di Indonesia. Ada ratusan paket pangan yang diserahkan ke warga di tiga pulau.
“Ada paket pangan serta APD yang kami serahkan ke warga di beberapa pulau di Kepulauan Seribu,” jelasnya.
Pendistribusian bantuan berlangsung singkat. Setelah menurunkan paket pangan dari atas kapal, tim bergegas kembali ke Jakarta. Langkah ini diambil untuk mengikuti protokol kesehatan dari Gugus Covid-19. Nantinya, pendistribusian paket pangan dilakukan oleh relawan MRI di Kepulauan Seribu dengan langsung mengantarkan paket pangan ke rumah penerima manfaat.(Kanalkalimantan.com/eko/act)
-
HEADLINE2 hari yang laluMaksimalkan OMC Tangani Karhutla, Wapres Gibran Minta Maaf Udara Kalimantan Buruk
-
Kota Banjarbaru2 hari yang lalu102 Rumah Tak Layak Huni Terima Program Barakat Gawe Banjarbaru
-
PLN UIP3B KALIMANTAN2 hari yang laluHumanitrip 2026 PLN Hadirkan Senyum 55 Anak Yatim dan Dhuafa
-
Kabupaten Balangan2 hari yang laluMTQ XIX Tingkat Kabupaten Balangan Digelar di Kecamatan Juai
-
HEADLINE19 jam yang laluKarhutla Kalteng Meluas, Satgas Darat Jadi Tumpuan Penanganan
-
Kalimantan Selatan18 jam yang laluWagub Hasnur Tinjau Karhutla Turun Ikut Lakukan Pemadaman


