Kota Banjarmasin
Korban Kebakaran Lebih Perlu Bahan Bangunan, Sebagian Mengungsi ke Rumah Keluarga
BANJARMASIN, Pasca kebakaran yang membara di Jalan Sulawesi Gang Musyawarah RT 16 dan Jalan Antasan Kecil Barat Gang Mekarsari RT 12 Pasar Lama Banjarmasin, sebagian besar korban membutuhkan bantuan berupa bahan bangunan.
Hal ini dikarenakan, sebagian besar rumah yang terdampak kebakaran pada Minggu (15/9) lalu, mengalami rusak total. Akibatnya, 24 kepala keluarga kehilangan tempat bernaung.
Siti Aisyah salah satu korban kebakaran mengakui, dirinya jauh lebih membutuhkan bantuan bahan bangunan, untuk kembali membangun rumahnya yang rusak berat akibat kebakaran. “(Bahan) bangunan lah, seperti kayu, buat memperbaiki rumah. Rumah habis terbakar,” kata Siti Aisyah kepada Kanalkalimantan.com, Senin (16/9). Baca: Api Membara di Pasar Lama Banjarmasin, 12 Rumah Ludes Terbakar
Sementara saat dikonfirmasi di lokasi kebakaran, Ketua RT 16 Kelurahan Pasar Lama, Aslam, membenarkan bahwa sebagian korban kebakaran lebih membutuhkan bantuan berupa bahan bangunan. “Untuk ke depan mereka lebih membutuhkan bahan-bahan bangunan untuk membangun rumah mereka,†kata Aslam kepada Kanalkalimantan.com.
“Itu (bantuan bahan bangunan) yang sangat dibutuhkan oleh mereka (korban kebakaran) untuk jangka ke depannya,†tegas Aslam. Dirinya juga membenarkan, sebagian dari korban kebakaran mengungsi ke rumah sanak saudara atau kerabatnya. “Ada (mengungsi) ke tempat keluarganya. Karena di kampung ini masih ada satu keluarga yang tinggal di sekitar sini,†tambah Aslam.
Berdasarkan data, sedikitnya 17 buah rumah hangus terbakar akibat kebakaran yang menggegerkan warga Pasar Lama Banjarmasin pada Minggu (15/9) petang. (fikri)
Editor : Chell
-
Kalimantan Selatan1 hari yang laluCuaca Kalsel Diprakirakan Masih Cerah, Suhu Udara Capai 36 Derajat Celcius
-
HEADLINE3 hari yang lalu22 Penumpang Kapal Virgo Transport 8 Tak Tercatat Manifes
-
HEADLINE2 hari yang laluSanksi Karhutla, Lima Izin Konsesi Perusahaan di Kalteng-Kalsel-Kalbar Dicabut
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluPemkab Kapuas Luncurkan QRIS Digitalisasi Pembayaran Retribusi
-
HEADLINE2 hari yang laluPenyelam Basarnas Berupaya Masuk Kapal Virgo, Kompartemen Bawah Paling Sulit dan Berbahaya
-
Kabupaten Pulang Pisau2 hari yang laluHabitat Terganggu, Urang Utan Dievakuasi dari Kawasan Tumbang Nusa



