kampus
Kolaborasi PKM ULM – Polihasnur Tingkatkan Mutu Strategi Pemasaran Produk Olahan KWT Putri Idaman
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Universitas Lambung Mangkurat (ULM) kolaborasi bersama Politeknik Hasnur (Polihasnur) melaksanakan kegiatan peningkatan mutu produk olahan tani dan strategi pemasaran bagi Kelompok Wanita Tani (KWT) Putri Idaman Banjarbaru.
Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Kemitraan Masyarakat (PKM) yang didanai Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (DPPM) untuk mendukung penguatan kapasitas produksi dan pemasaran produk olahan tani.
Penyerahan bantuan peralatan pengolahan hasil tani kepada KWT Putri Idaman Banjarbaru mengawali kegiatan yang berlangsung pada Rabu (19/11/2025).
Baca juga: KMP Landasan Ulin Timur Siap Suplai Bahan Pangan ke MBG
Peralatan yang diberikan meliputi penggilingan bumbu otomatis, spinner, dan seal vacuum. Peralatan berfungsi meningkatkan efisiensi produksi, kualitas rasa, serta daya tahan produk.
Setelah penyerahan bantuan, kegiatan dilanjutkan dengan pelatihan langsung pengolahan hasil pertanian menggunakan peralatan modern tersebut.
Anggota KWT Putri Idaman mendapatkan pendampingan teknis guna memastikan penggunaan alat berjalan optimal sehingga hasil olahan menjadi lebih bersih, higienis, dan konsisten.
Baca juga: Operasi Pasar Murah Diskoperindag HSU di Desa Beringin
Ketua Pelaksana PKM, Fuad Muhajirin Farid menjelaskan bahwa dukungan peralatan modern ini merupakan tindak lanjut dari evaluasi kebutuhan mitra.
“Peralatan ini diharapkan dapat meningkatkan mutu produk sekaligus mempercepat proses produksi,” ujar Fuad Muhajirin Farid.
Sekedar diketahui KWT Putri Idaman saat ini mengembangkan dua produk unggulan, yakni kacang lurik madu dan sirup bunga telang. Dua produksi olahan yang memiliki potensi pemasaran luas dengan pengolahan dan pengemasan yang tepat.
Baca juga: PUPR Kalsel Gelar Forum Jasa Konstruksi Tahun Anggaran 2025
Ketua KWT Putri Idaman, Zulziaroh Kurniati, menyampaikan rasa terima kasihnya saat ditemui di lokasi kegiatan. “Kami sangat bersyukur atas bantuan peralatan ini. Semoga dukungan ini bisa semakin memotivasi anggota KWT untuk mengolah hasil pertanian menjadi produk bernilai tambah dan mampu bersaing di pasar,” ungkap Zulziaroh Kurniati.
Sementara itu pada kegiatan sebelumnya, tim PKM ULM – Polihasnur telah memberikan materi mengenai strategi pemasaran, mencakup konsep branding, pemilihan kemasan, serta pemanfaatan marketplace digital untuk memperluas jangkauan penjualan.
Materi itu menjadi dasar penting bagi KWT untuk mulai memperkuat citra produk dan menyesuaikan diri dengan pasar digital.
Baca juga: Perwakilan 4 Kecamatan di Kabupaten Banjar Ikuti Pelatihan Tata Rias
“Dalam tindak lanjut program, kami akan membantu mitra mengembangkan pemasaran berbasis digital agar produk KWT dapat dikenal lebih luas,” jelas salah satu anggota tim, menegaskan komitmen keberlanjutan pendampingan tersebut. (Kanalkalimantan.com/wanda)
Reporter: wanda
Editor: bie
-
HEADLINE2 hari yang laluIni Prakiraan Kondisi Cuaca Kalsel dalam Sepekan ke Depan
-
Kota Banjarbaru1 hari yang laluCek Kondisi Kolam Renang Idaman Terkini, Ini Respon Komisi III DPRD Banjarbaru
-
Kalimantan Selatan2 hari yang laluPAD Kalsel 2025 Capai Rp10,94 Triliun
-
Ekonomi2 hari yang laluKetua OJK: Pengaduan Scam Tak Boleh Berbelit
-
NASIONAL2 hari yang laluOJK Kembalikan Dana Korban Scam Rp161 Miliar
-
HEADLINE3 hari yang lalu18 Adegan Rekontruksi Mantan Polisi Habisi Mahasiswi



