HEADLINE
Kasus Kapal Batubara Tabrak Rumah Warga di Batola Dilimpahkan ke Ditpolair Polda Kalsel
MARABAHAN, Sejumlah bangunan dan rumah di Kecamatan Marabahan Kabupaten Barito Kuala rusak parah setelah dihantam kapal tongkang batubara (tugboat). Demi proses penyidikan selanjutnya, kasus ini dilimpahkan ke Dit Polair Polda Kalsel.
Begitu disampaikan Kapolres Barito Kuala AKBP Bagus Suseno. Adapun informasi sementara kapal tersebut ada trobel pada bagian kemudi yang tidak berfungsi, sehingga menabrak 3 ruko, 1 rumah dan 1 pos pantau Dinas Perhubungan Batola.
“Memang benar telah terjadi kasus laka air di kawasan Pasar Baru Marabahan, ada beberapa bangunan yang mengalami rusak parah, sekarang TKP sudah kita police line, dan sekarang untuk proses lebih lanjut kasus ini akan ditangani oleh Dit Polair Polda Kalsel,” jelasnya.
Sebelumnya warga di sepanjang pinggir Sungai Barito tepatnya di Jalan Pasar Baru Kecamatan Marabahan, Kabupaten Barito Kuala dibuat panik dengan adanya getaran keras.
Baca: Tugboat Penabrak Dermaga Pasar Marabahan Dievakuasi, Kerugian Masih Dihitung
Penyebab dari getaran keras itu ternyata berasal dari tugboat yang menyenggol dan menabrak pemukiman dan dermaga pelabuhan pasar Marabahan di pinggir Sungai Barito, pada Rabu pagi sekitar pukul 05.20 Wita.

Rumah warga di dermaga pasar Marabahan yang ditabrak tugboat IRVINA 808 yang sudah di police line. foto: rendy
Berdasarkan data yang didapat kanal kalimantan di lapangan adapun tugboat (TB) milik Irvina agen PT MUKL 8 yang di owneri oleh PT Sohowi Kentiti Jaya. Pada saat mau masuk Sungai Negara kemudi kapal tidak berfungsi dan haluan kapal terus bergerak ke kiri, sehingga kapal tidak bisa dikendalikan dan menubruk rumah dan dermaga pelabuhan pasar.
Sampai saat ini TB IRVINA 808 tersebut masih nampak berhasil dievakuasi oleh pihak perusahaan dengan menggunakan tugboat lainnya, untungnya tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut.
Baca: BREAKING NEWS. Tongkang Batubara Tabrak Toko dan Dermaga di Batola Saat Subuh
Sementara itu Mansyur yang saat itu berada di toko ponselnya, dan nampak shock mengatakan, tongkang baru bara tiba-tiba saja menabrak tokonya tanpa ada tanda kemunculan. Dirinya sempat panik lantaran 4 keluarganya sewaktu kejadian tepat berada dirumah.
“Waktu itu keadaan masih gelap, saya berdiri di belakang rumah tiba tiba saja hadapan doang tongkang menabrak rumah saya, sempat saya tahan dengan kedua tangan saya, saya langsung panik bahwakan tidak tahu lagi dengan anak dan keluarga yang saat itu berada dirumah,†katanya. (tim)
Editor : Chell
-
Kota Banjarbaru2 hari yang laluTukar Posisi 7 Pejabat Eselon II Pemko Banjarbaru, 91 ASN Mutasi dan Promosi
-
HEADLINE2 hari yang laluBNPB Kerahkan Dua Pesawat Cessna Operasi Modifikasi Cuaca di Kalteng
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluPanen Padi di Beruntung Baru, Bupati Banjar Apresiasi Semangat Petani Meski Hadapi Tantangan Cuaca
-
HEADLINE2 hari yang lalu“BAPINTAR” Diskominfo Banjarbaru, Membaca Dinamika Publik dari Informasi Digital
-
HEADLINE1 hari yang laluSuhu Udara Kalsel Bisa Sentuh 23 hingga 35 Derajat Celsius
-
Kota Banjarbaru2 hari yang laluBanjarbaru Siaga Darurat Bencana Karhutla dan Kekeringan


