Kanal
Kabar Pasar Marabahan Ditutup Hoax!
Petugas Semprotkan Disinfektan
KANALKALIMANTAN.COM, MARABAHAN, Cegah penyebaran virus corona, tim gugus tugas Covid-19 Kabupaten Batola melakukan penyemprotan dengan skala besar di lingkungan Pasar Baru Marabahan, Kecamatan Marabahan.
Sempat dikabarkan akan ditutup sementara, penyemprotan sekala besar di lingkungan pasar tradisional di Kecamatan Marabahan dilakukan oleh tim satuan tugas pencegahan pengendalian dan penanganan Covid-19 sejak Kamis hingga Jum’at (27/3/2020). Banyaknya informasi yang meresahkan warga menyebutkan pasra ditutup dipastikan hoax belaka.
Penyemprotan disinfektan skala besar dengan difasilitasi beberapa mobil tangki sudah dilakukan di puluhan titik, seperti fasilitas transportasi umum, tempat ibadah, sekolah, lingkungan perkantoran, hingga pasar.

Penyemprotan dengan skala besar di lingkungan Pasar Baru Marabahan, Kecamatan Marabahan. Foto : rdy
“Penyemprotan sebenarnya sudah kita lakukan di beberapa titik perkumpulan orang banyak, nah untuk pekan ini kita lakukan dengan intensif, terutama wilayah pasar kita lakukan dua kali seminggu. Terkait informasi yang menyebutkan pasar akan ditutup lantaran virus corona adalah hoax atau bohong, tidak benar,†tegas Sumarno, koordinator lapangan gugus tugas P3 Covid-19 Kabupaten Batola.
Kendati masih belum ada warga yang dikabarkan positif covid-19 namun untuk daerah Kabupaten Batola, hingga Kamis 27 Maret ini, tercatat sudah ada 64 orang yang masuk dalam orang dalam pemantauan atau ODP. (kanalkalimantan.com/rdy)
Editor : bie
-
Kalimantan Selatan1 hari yang lalu11 Korban Kapal Virgo Transport 8 Kembali Ditemukan
-
HEADLINE2 hari yang laluUdara Palangka Raya Disebut Normal, Warga: Coba Berkantor Sebulan di Sini
-
HEADLINE3 hari yang laluNapi Kakap di Lapas Cibinong Ada Sambo hingga Harvey Moeis
-
Kabupaten Kapuas3 hari yang laluISPA di Kapuas Capai 2.465 Kasus, Kecamatan Selat Tertinggi
-
PUPR PROV KALSEL3 hari yang laluPerbaikan Jalan Batulicin – Bunglai Ditarget Rampung Oktober 2026
-
Budaya1 hari yang laluPentas Seni “Tujuh Sumbu Budaya di Nagara Dipa”


