Dispersip Kalsel
Hibur Anak-anak Pengungsi Banjir, Bocah Baju Pink Minta Digendong Badut Dispersip
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Selain menyuplai bantuan sembako ke korban pengungsi banjir ke sejumlah desa di Kalsel, tim Dispersip Kalsel juga mencoba memulihkan psikologis anak-anak para pengungsi banjir dengan mendongeng bersama badut.
Senin (25/1/2021), anak-anak korban banjir di Posko pengungsian Handil Bakti, Keurahan Semangat Dalam, Kecamatan Alalak, Kabupaten Barito Kuala (Batola) mendapat pemulihan mental psikis anak-anak yang sudah sepekan berada di tempat pengungsian.

Anak-anak dihibur badut dan mendengarkan dongeng dari tim Dispersip Kalsel yang datang juga membawa buah tangan untuk mereka. Bahkan, ketika dua badut icon baca Dispersip Kalsel mendatangi mereka, anak seorang yang minta digendong.
“Anak itu tidak mau turun minta terus digendong badut kami,” kata Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kalsel dra Hj Nurliani Dardie, kepada Kanalkalimantan.com, Senin (21/1/2021) malam.
Dongeng dan badut sengaja dikirim ke sejumlah titik pengungsi korban banjir Kalsel di beberapa kabupaten kota di Kalsel. “Mental mereka juga harus kita pulihkan, tentu anak-anak bosan sudah beberapa hari bahkan mungkin dua minggu tidak tinggal di rumah, mereka harus diajak bergembira dan tetap ceria, inilah salah satu cara kami menghibur anak-anak pengungsi banjir,” beber Bunda Nunung. (kanalkalimantan.com/bie)
Editor : Kk
-
Kalimantan Selatan19 jam yang laluCuaca Kalsel Diprakirakan Masih Cerah, Suhu Udara Capai 36 Derajat Celcius
-
HEADLINE2 hari yang lalu22 Penumpang Kapal Virgo Transport 8 Tak Tercatat Manifes
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluPemkab Kapuas Luncurkan QRIS Digitalisasi Pembayaran Retribusi
-
HEADLINE1 hari yang laluSanksi Karhutla, Lima Izin Konsesi Perusahaan di Kalteng-Kalsel-Kalbar Dicabut
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluDinsos P3AP2KB Banjar Bantu Warga Pemilik Rumah Tak Layak Huni di Gudang Hirang
-
HEADLINE1 hari yang laluPenyelam Basarnas Berupaya Masuk Kapal Virgo, Kompartemen Bawah Paling Sulit dan Berbahaya


