HEADLINE
Gunakan 6 Ambulans, 8 Jenazah Korban Helikopter BK117-D3 Tiba Dinihari di RS Bhayangkara
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Sebanyak 6 buah ambulans yang mengangkut 8 jenazah korban helikopter BK117-D3 PK-RGH yang terjatuh di. Mantewe tiba di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Banjarmasin, Jumat (5/9/2025) dini hari.
Dari pantauan Kanalkalimantan.com, jenazah korban tersebut sampai pada pukul 02.45 Wita, lalu dibawa ke ruang Instalasi Forensik RS Bhayangkara Banjarmasin.
Direktur Operasi Basarnas, Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo, jenazah korban akan menjalani proses identifikasi oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Kalsel.
Baca juga: Bupati Wiyatno Melepas Pawai Ta’aruf MTQH Ke-47 Kabupaten Kapuas
“Untuk forensik kami serahkan ke DVI Polda Kalsel untuk diidentifikasi lebih lanjut terkait korban,” ungkap Laksamana Yudhi.
Dia menceritakan kendala yang dialami saat proses evakuasi korban adalah situasi medan yang cukup sulit.
“Kemiringannya, hutannya masih lebat, kelembapannya tinggi, kemudian tebing itu 70 derajat, jadi memakan waktu lama dan menjadi kendala bagi kami,” jelasnya.

Direktur Operasi Basarnas, Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo (kiri) dan Kabiddokes Polda Kalsel, AKBP dr M El Yandiko (kanan). Foto: fahmi
Baca juga: DVI Polda Kalsel Tunggu 8 Jenazah Korban Helikopter BK117-D3
Sementara itu, masih dari penjelasan Laksamana Yudhi, blackbox telah ditemukan dan seluruh keluarga korban telah mengetahui.
“Kita berdoa sama-sama semoga Tim DVI bisa melakukan tugasnya dengan baik,” pungkasnya.
Di lain pihak Kabiddokes Polda Kalsel, AKBP dr M El Yandiko menerangkan, tim DVI akan melakukan pemeriksaan post mortem kepada 8 jenazah korban.
“Gunanya untuk melihat data fisik korban yang saat ini ada dan dicocokkan dengan data ante mortem pada saat rekonsiliasi sehingga memudahkan proses identifikasi,” beber AKBP Yandiko.
Baca juga: Kabel Utilitas di Panglima Batur Masuk Box, Tiang Jaringan Bersama Dimanfaatkan
Khusus untuk data ante-mortem, pihaknya masih terus menerima tambahan data jika itu dibutuhkan.
“Untuk data ante-mortem itu terus kita terima walaupun sudah ada kalau itu nantinya penting akan kita tampung,” tandas AKBP Yandiko. (Kanalkalimantan.com/fahmi)
Reporter: fahmi
Editor: bie
-
Kalimantan Selatan2 hari yang laluHari Jadi ke-76 Provinsi Kalsel “Tugul Maharagu, Bagawi Laju, Banua Maju
-
Kabupaten Banjar3 hari yang laluKH Hasanuddin Pimpin Salat Hajat Peringatan Hari Jadi Ke-76 Kabupaten Banjar
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara3 hari yang laluSinergi Pemkab HSU – Aisyiyah Jalankan Strategi Pencegahan Perkawinan Anak
-
Kabupaten Banjar3 hari yang laluHari Jadi Ke-76 Kabupaten Banjar, DPRD Banjar Gelar Rapat Paripurna
-
HEADLINE23 jam yang lalu“Meracik Masa Depan Banua” dari Hilirisasi Perkebunan Kopi di Tanah Banjar
-
DPRD Kapuas3 hari yang laluLegislator DPRD Kapuas Berharap Mahasiswa KKN Bantu Penyelesaian Persoalan Sosial Masyarakat





