Dishut Prov Kalsel
Dosen Netherland Jenguk Hutan Lindung Liang Anggang
BANJARBARU, Kelompok Tani Hutan (KTH) MPG Suka Maju Hutan Lindung Kelurahan Landasan Ulin Utara Kecamatan Liang Anggang Kota Banjarbaru, Selasa (9/7/2019), menerima kunjungan tamu istimewa dari Negeri Belanda. Ialah, empat dosen dan mahasiswa Vanhall Larenstein University Netherland, yang datang untuk mengamati aktivitas binaan Dinas Kehutanan Kalsel.
Tidak hanya tamu dari Negeri Kincir Angin itu, ikut serta dalam kunjungan belajar, dari Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Kapuas 2 orang, Balai Penelitian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Bogor 1 orang dan dari Balai Penelitian dan Pengembangan Lingkungan Hidup dan Lingkungan (BP2LHK) Banjarbaru 1 orang
Adapun lokasi dikunjungi sebagaimana sumber informasi dari KPH Kayu Tangi, lokasi budidaya lebah madu atau lebah kelulut, agroforestry, lokasi pembibitan, sekretariat MPG Suka Maju, sekat kanal, kebun nanas, tanaman sengon dan tempat pembuatan pupuk organik biotara.
Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan diwakili Bidang Pemberdayaan Masyarakat Penyuluhan dan Perhutanan Sosial (PMPPS) bersama dengan Universitas Lambung Mangkurat selaku pembina dari kelompok tani hutan, ikut mendampingi rombongan.
Peter, dosen Vanhall Larenstein University Netherland mengatakan, kedatangan mereka ingin mengamati pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya hutan yang arif, hingga dapat menekan terjadinya kebakaran hutan dan lahan, khususnya gambut. “Kami ingin melihat peran dari kelompok tani dalam pengelolaan hutan dengan penerapan agroforestry, serta bagaimana peningkatan pendapatan petani dihubungkan dengan program restorasi gambut dan bagaimana peran pemerintah dalam pemberdayaan masyarakat,†jelasnya, ketika berada di KTH MPG Suka Maju.
Peter menuturkan, banyak inovasi telah dilakukan KTH MPG Suka Maju Hutan Lindung Liang Anggang. Begitu juga peran pemerintah dalam membantu peningkatan perkembangan kelola usaha.
Suparman, Ketua KTH setempat, menjelaskan hal yang menjadi tantangan kelompok tani hutan dalam memadukan keinginan kelompok tanpa melupakan kaidah-kaidah dalam program restorasi gambut yang sudah seharusnya berjalan. Dengan adanya kunjungan dari perguruan tinggi luar negeri ini, diharapkan dapat meningkatkan pola pikir dan pemahaman warga untuk melestarikan dan memanfaatkan lahan gambut,†katanya. (dishut)
Editor : Chell
-
HEADLINE2 hari yang laluMaksimalkan OMC Tangani Karhutla, Wapres Gibran Minta Maaf Udara Kalimantan Buruk
-
Kota Banjarbaru1 hari yang lalu102 Rumah Tak Layak Huni Terima Program Barakat Gawe Banjarbaru
-
PLN UIP3B KALIMANTAN2 hari yang laluHumanitrip 2026 PLN Hadirkan Senyum 55 Anak Yatim dan Dhuafa
-
Kabupaten Balangan2 hari yang laluMTQ XIX Tingkat Kabupaten Balangan Digelar di Kecamatan Juai
-
HEADLINE13 jam yang laluKarhutla Kalteng Meluas, Satgas Darat Jadi Tumpuan Penanganan
-
Kalimantan Selatan12 jam yang laluWagub Hasnur Tinjau Karhutla Turun Ikut Lakukan Pemadaman


