Connect with us

Kabupaten Kapuas

Bupati Kapuas Serahkan Bantuan Korban Kebakaran di Desa Pantai Kapuas Barat

Diterbitkan

pada

Bupati Kapuas H Muhammad Wiyatno bersama Sekretaris Daerah Usis I Sangkai, Kepala Pelaksana BPBD Kapuas Pangeran S Pandiangan dan sejumlah kepala OPD, Selasa (13/1/2026) siang, turun langsung menyerahkan bantuan kepada warga terdampak. Foto: ags

KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS – Pemerintah Kabupaten Kapuas bergerak cepat merespons kebakaran permukiman di Desa Pantai RT 01, Kecamatan Kapuas Barat.

Bupati Kapuas H Muhammad Wiyatno bersama Sekretaris Daerah Usis I Sangkai, Kepala Pelaksana BPBD Kapuas Pangeran S Pandiangan dan sejumlah kepala OPD, Selasa (13/1/2026) siang, turun langsung menyerahkan bantuan kepada warga terdampak.

Kebakaran yang terjadi sehari sebelumnya, Senin (12/1/2026), menghanguskan empat unit rumah dan berdampak pada sembilan kepala keluarga (31 jiwa).

Baca juga: Pemkab Kapuas Bahas Kesiapan Daerah Dukung Program 3 Juta Rumah

Bantuan disalurkan berupa paket sembako kebutuhan dasar, di antaranya mie instan, kopi, kecap, gula, minyak goreng, dan teh. Selain itu, pemerintah daerah juga memberikan peralatan dapur keluarga.

Total bantuan yang diserahkan sebanyak sembilan paket sesuai jumlah kepala keluarga terdampak.

Bupati Wiyatno menegaskan, bantuan logistik hanya langkah awal. Pemerintah daerah segera melakukan penilaian tingkat kerusakan rumah sebagai dasar penyaluran bantuan lanjutan.

“Tim dari BPBD, PUPR, dan Perkimt akan melakukan penilaian kerusakan. Hasilnya menjadi dasar untuk mengusulkan bantuan uang tunai yang bersumber dari Belanja Tidak Terduga (BTT),” kata Bupati Wiyatno.

Baca juga: 2026 Kemendikdasmen Revitalisasi 11.744 Satuan Pendidikan, Kalsel Kebagian Rp232,9 M di 2025

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kapuas, Pangeran S Pandiangan mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, khususnya yang disebabkan korsleting listrik.

Dia menyarankan pemeriksaan instalasi listrik secara berkala. “Minimal satu kali dalam sepuluh tahun instalasi listrik dicek. Bisa saja sudah rusak atau digigit tikus sehingga rawan korsleting,” ujar Pangeran.

Pemkab Kapuas berharap bantuan darurat ini dapat meringankan beban korban sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan kebakaran permukiman. (Kanalkalimantan.com/ags)

Reporter: ags
Editor: kk


iklan

Komentar

MUSIC HITS with VOA


Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca