Advertorial
BPJS Kesehatan Maksimalkan Peran Kader JKN
BANJARMASIN, Menjaga kesinambungan Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), BPJS Kesehatan selalu berinovasi agar sustainbilitas program mulia yang hadir untuk masyarakat ini dapat tetap terjaga.
Salah satu inovasi yang mulai kembali diterapkan ialah melakukan perekrutan kader JKN. Kader JKN merupakan mitra BPJS Kesehatan yang memiliki fungsi sebagai perpanjangan tangan dari BPJS Kesehatan kepada masyarakat yang diharapkan mampu memberikan pemahaman mengenai program JKN-KIS. Sehingga terciptanya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjadi peserta JKN-KIS.
“Terbaru kita sudah melakukan perekrutan kader JKN sebanyak 10 orang. Mereka ini langsung kita berikan pembekalan agar bisa memperlancar kerja mereka saat turun ke lapangan nantinya,†Jelas Kepala BPJS Kesehatan Cabang Banjarmasin Muhammad Fakhriza, Kamis (13/9).
Pembekalan diisi dengan pemberian wawasan secara menyeluruh mengenai program JKN-KIS, baik untuk pendaftaran, prosedur pelayanan kesehatan, serta tata cara pembayaran iuran. Sehingga nantinya pada saat terjun ke lapangan, para kader JKN benar-benar sudah paham betul dan dapat menyampaikan pengetahuan tersebut kepada masyarakat.
Fakhriza menjelaskan, diantara tugas-tugas pokok yang dimiliki oleh kader JKN, satu yang menjadi fokus lebih adalah pengingat dan pengumpul iuran yang tertunggak kepada peserta JKN-KIS segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU). Hal ini dilakukan guna meningkatkan kolektabilitas iuran agar pengelolaan biaya pelayanan kesehatan dapat tetap berjalan stabil dan sustainable sebagai salah satu upaya menjaga kesinambungan program JKN-KIS.
“Masing-masing kader JKN memiliki target dalam melaksanakan tugasnya, targetnya pun difokuskan terhadap kolektabilitas iuran, yakni setiap kader JKN harus mampu mengumpulkan iuran tertunggak dari peserta PBPU sesuai yang telah ditetapkan dalam waktu 3 bulan. Diharapkan dengan adanya target ini para kader JKN dapat fokus dalam menjalankan tugasnya,†jelas Fakhriza.
Walaupun yang menjadi perhatian utama dari tugas kader JKN ialah pengumpulan iuran, bukan berarti mereka boleh mengesampingkan tugas lainnya dalam hal memberikan edukasi program JKN-KIS ataupun pendaftaran peserta. Karena itu semua merupakan capaian yang akan menjadi rapot dari masing-masing Kader JKN.
“BPJS Kesehatan akan melakukan monitoring terhadap kinerja kader JKN, apakah tugasnya berjalan optimal yang nantinya capaian tersebut akan dievaluasi yang akan berimbas kepada imbal jasa yang akan mereka dapatkan,†pungkasnya. (arief)
Editor : Abi Zarrin Al Ghifari
-
Kabupaten Kapuas3 hari yang laluKemensos RI Berikan Bantuan Atensi Rp582 Juta kepada Warga Kapuas
-
HEADLINE3 hari yang laluPolda Kalteng Proses 123 Kasus Karhutla, 28 Orang Tersangka
-
HEADLINE1 hari yang lalu22 Penumpang Kapal Virgo Transport 8 Tak Tercatat Manifes
-
Kabupaten Kapuas16 jam yang laluPemkab Kapuas Luncurkan QRIS Digitalisasi Pembayaran Retribusi
-
Olahraga3 hari yang laluPengurus Taekwondo Indonesia Kota Banjarmasin Dilantik
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluDinsos P3AP2KB Banjar Bantu Warga Pemilik Rumah Tak Layak Huni di Gudang Hirang


