DPRD KOTABARU
BBM untuk Nelayan Langka, Komisi II Gelar Rapat Kerja
KANALKALIMANTAN.COM, KOTABARU – Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotabaru tengah menyoroti kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) dirasakan sebagian besar nelayan di Kotabaru, Kalimantan Selatan.
Terkait hal itu Komisi II DPRD Kotabaru melakukan rapat kerja dengan stakeholder terkait, Senin (4/11/2024).
Pada rapat kerja itu Komisi II antara lain mengangkat kelangkaan BBM dialami nelayan khususnya di wilayah Pamukan dan Kelumpang Kotabaru.
Melalui rapat kerja itu Komisi II meminta kuota BBM subsidi nelayan ditambah.
Ketua Komisi II Abu Suwandi saat memimpin rakat kerja mengharapkan agar penyaluran BBM subdisi ke nelayan merata, diusulkan tambahan kuota dari 10 ribu KL menjadi 12 ribu KL.
Dia menyarankan pembuatan ID syarat mendapat BBM, selain difasilitasi oleh instansi terkait. Namun pembuatan ID harus dilakukan secara selektif agar tidak terjadi ‘kebocoran’.
“Perlu dibentuk tim melakukan pengawasan. Kapal tidak beroperasi, tetapi BBM dijual. Jadi harus ada pengawasan,” ucap dia.
Sementara pihak AKR yang mensuplai BBM di wilayah Teluk Gosong dan Tanjung Lalak, menyebutkan syarat mendapat BBM subsidi harus memiliki ID yang diverifikasi Dinas Perikanan.
Menurut dia, ID sebagai penunjukan di mana nelayan bisa mengambil kuota BBM. Sistem di AKR sudah terkoneksi oleh BPH Migas, orang yang tidak memiliki ID tidak bisa memendapatkan kuota BBM. (kanalkalimantan.com/dprdkotabaru/kk)
Reporter: kk
Editor: Dhani
-
HEADLINE2 hari yang laluMaksimalkan OMC Tangani Karhutla, Wapres Gibran Minta Maaf Udara Kalimantan Buruk
-
PLN UIP3B KALIMANTAN2 hari yang laluHumanitrip 2026 PLN Hadirkan Senyum 55 Anak Yatim dan Dhuafa
-
Kota Banjarbaru2 hari yang lalu102 Rumah Tak Layak Huni Terima Program Barakat Gawe Banjarbaru
-
Kabupaten Balangan2 hari yang laluMTQ XIX Tingkat Kabupaten Balangan Digelar di Kecamatan Juai
-
HEADLINE23 jam yang laluKarhutla Kalteng Meluas, Satgas Darat Jadi Tumpuan Penanganan
-
Kalimantan Selatan22 jam yang laluWagub Hasnur Tinjau Karhutla Turun Ikut Lakukan Pemadaman


