LIPSUS BANJARBARU
Akses Jalan Baru Tembus Karang Anyar-Panglima Batur Berhasil Atasi Kemacetan
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Pemerintah Kota Banjarbaru dibawah kepemimpinan Wali Kota Nadjmi Adhani dan Wakil Wali Kota Darmawan Jaya Setiawan, terus menggenjot pembangunan infratsruktur. Salah satu tujuannya, yakni memudahkan aktivitas masyarakat.
Seperti halnya pembangunan akses jalan baru yang beberapa waktu lalu telah dirampungkan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarbaru. Akses jalan tersebut ialah penghubung antara jalan Karang Anyar tembus Amaco ke jalan Panglima Batur.
Pengerjaan jalan yang memiliki panjang 555 meter dengan lebar 15 meter ini, telah dikerjakan sejak pertengahan tahun 2019 lalu. Hingga pada November 2019, proyek ini telah dinyatakan rampung dan siap digunakan. Pun, termasuk saluran pembuangan airnya juga.
Kepala Dinas PUPR Kota Banjarbaru Jaya Kresna, mengatakan bahwa untuk merampungkan jalan tersebut menelan anggaran mencapai Rp 6,1 miliar. Adapun rinciannya, pergantian pagar dan rumah dinas PLN sebesar Rp 2,2 miliar. Lalu, untuk anggaran pembangunan jalan sebesar Rp 3,9 milyar melalui APBD 2018 dan 2019.
“Alhamdulillah, jalan penghubung itu sudah rampung sesuai dengan target yang kita tentukan. Sekarang sudah dipergunakan masyarakat dan lalu lintas disana juga berjalan normal. Akses jalan itu hanya bisa diakses satu arah (one way), yakni dari Jalan Karang Anyar menuju Jalan Panglima Batur,” kata Jaya, Kamis (12/3/2020).
Pembangunan akses jalan ini merupakan solusi yang diberikan oleh Pemerintah Kota Banjarbaru, untuk mengurai kemacetan yang kerap kali terjadi di kawasan jalan Karang Anyar, jalan Barjad, dan sekitarnya. Dari pantauan Kanalkalimantan.com, di kawasan tersebut arus lalu lintas telah berjalan lancar. Kemacetan yang sering terjadi di kawasan tersebut, kini telah terurai dengan adanya akses jalan baru ini.

Selain itu, Wali Kota Banjarbaru Nadjmi Adhani, menyatakan keinginannya untuk memperlebar seluruh akses jalan di wilayah kota Banjarbaru agar dapat dilalui dengan lancar. Apalagi, mengingat Kota Banjarbaru memiliki Bandara Internasional Syamsudin Noor.
“Hal ini tentunya akan meningkatkan mobilitas warga, termasuk masyarakat dari luar kota. Kita mengantisipasi dengan menyiapkan infrastruktur pendukung, termasuk infrastruktur jalan ini yang sudah bisa dimanfaatkan,†tandas Nadjmi.
Disisi lain, Suratno (40) warga Komplek Amaco, Jalan Intan, mengungkapkan bahwa sejak adanya jalan baru tersebut, kemacetan yang kerap terjadi di persimpangan Jalan Karang Anyar – Jalan Barjad – Jalan Panglima Batur sudah tidak nampak lagi. Ia juga bersyukur dengan adanya pembangunan jalan ini, mengingat jalan tersebut memang menjadi aksesnya menuju ke kantor.
“Saya setiap pagi kalau mau kerja, ya lewat sini mas. Sebelum ada jalan ini, sering macet karena menumpuk kendaraan roda dua dan roda empat. Terutama para pelajar ya. Alhamudillah sudah tidak macet lagi dan untungnya jalan ini dijadikan satu arah, jadi makin lancar. Jalannya juga lebar, jadi makin leluasa melewatinya,” katanya. (Kanalkalimantan.com/Rico)
-
HEADLINE2 hari yang laluMaksimalkan OMC Tangani Karhutla, Wapres Gibran Minta Maaf Udara Kalimantan Buruk
-
Kota Banjarbaru1 hari yang lalu102 Rumah Tak Layak Huni Terima Program Barakat Gawe Banjarbaru
-
PLN UIP3B KALIMANTAN2 hari yang laluHumanitrip 2026 PLN Hadirkan Senyum 55 Anak Yatim dan Dhuafa
-
Kabupaten Balangan2 hari yang laluMTQ XIX Tingkat Kabupaten Balangan Digelar di Kecamatan Juai
-
HEADLINE14 jam yang laluKarhutla Kalteng Meluas, Satgas Darat Jadi Tumpuan Penanganan
-
Kalimantan Selatan14 jam yang laluWagub Hasnur Tinjau Karhutla Turun Ikut Lakukan Pemadaman


