Kanal
Wabup Batola, Ada Warga Menderita Bocor Jantung: Tentu Kita tidak Tinggal Diam
KANALKALIMANTAN.COM, MARABAHAN– Wakil Bupati Barito Kuala Rahmadian Noor, pastikan tak tinggal diam terkait kabar warganya yang terbaring di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin.
Ahmad Husaini (18), warga Kelurahan Lepasan, Kecamatan Bakumpai, Kabupaten Barito Kuala (Batola) ini divonis menderita jantung bocor dan akan segera di berangkatkan ke Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita (RSJPDHK) untuk menjalani operasi jantungnya di Jakarta.
“Husaini ini warga kita, saya pastikan kita tidak mungkin tinggal diam. Walaupun yang bersangkutan ada BPJS dengan pengobatan serba geratis, namun pastinya ada biaya di luar tanggungan BPJS selama masa pengobatan dia di sana dan itu tidaklah sebentar, paling tidak 6 bulan lamanya,” jelasnya.
Rahmadian Noor tahu betul mengenai penyakit jantung bocor ini, mengingat sebelumnya ada warganya yang juga menderita penyait yang sama. Terlebih dulu Kakak kandungnya juga menderita penyakit yang sama.
“Saya tahu betul penyakit ini, selain dulu pernah ada warga kita yang menderita jantung bocor, Kakak saya dulu juga pernah menjalani operasi serupa, dan itu memang membutuhkan biaya yang tidak sedikit, selama penderita dan keluarga yang mendampingi berada di sana,” akunya.
Walaupun Pemkab, tak tinnggal diam, Rahmadian Noor juga berharap adanya uluran tangan bagi siapa saja yang ingin membantu meringankan beban Husaini yang masih duduk di SMA 1 Bakumpai ini. Sehingga dapat meringankan bebannya selama berobat.
“Baik keluarga hingga elemen masyarakat mari kita saling bantu bahu membahu untuk kesembuhan warga kita ini,” pungkasnya.
Diketahui hingga sekarang para kerabat Husaini di sekolahnya terus berupaya keras ntuk mengumpulkan donasi untuk biaya kesembuhan. Hal ini terbukti dengan penggalangan dana di sekolah untuk Husaini hingga di kitabisa.com yang merupakan platform untuk menggalang dana dan berdonasi secara online.
Awalnya Husaini mengalami keluhan susah bernafas sejak beberapa bulan lalu. Lantaran tak kunjung membaik, ia memberanikan diri untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Puncaknya pada saat malam tadi, Senin (3/2/2020) Husaini harus dilarikan ke RSUD H Abdul Aziz Marabahan oleh kerabat dan keluarganya. Lalu kemudian dirujuk ke RSUD Ulin Banjarmasin untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
“Sekarang saya berada di ruang UGD RSUD Ulin Banjarmasin, kondisi saya sekarang masih ini jujur saja masih tidak stabil,†kata Husaini.
Walaupun sudah menggunakan layanan BPJS, para kerabat Husaini di sekolahnya hingga sekarang berupaya keras untuk mengumpulkan donasi untuk biaya kesembuhan Husaini.
“Dana yang dibutuhkan kurang lebih Rp 50 juta, Alhamdulilah sekarang sudah terkumpul Rp 3.767.353 hingga Selasa pukul 20.30 Wita tadi,†ujar Abdul Rohim salah seorang kerabat Husaini. (kanalkalimantan.com/rdy)
Editor : Cell
-
HEADLINE2 hari yang laluMaksimalkan OMC Tangani Karhutla, Wapres Gibran Minta Maaf Udara Kalimantan Buruk
-
PLN UIP3B KALIMANTAN2 hari yang laluHumanitrip 2026 PLN Hadirkan Senyum 55 Anak Yatim dan Dhuafa
-
Kota Banjarbaru2 hari yang lalu102 Rumah Tak Layak Huni Terima Program Barakat Gawe Banjarbaru
-
Kabupaten Balangan2 hari yang laluMTQ XIX Tingkat Kabupaten Balangan Digelar di Kecamatan Juai
-
HEADLINE19 jam yang laluKarhutla Kalteng Meluas, Satgas Darat Jadi Tumpuan Penanganan
-
Kalimantan Selatan18 jam yang laluWagub Hasnur Tinjau Karhutla Turun Ikut Lakukan Pemadaman


