Pemprov Kalsel
Gubernur Kalsel Dapat Penghargaan dari Perpusnas RI
BANJARMASIN, Dinas Perpustakaan Kalsel gelar rapat koordinasi pengembangan perpustakaan kabupaten/kota se-Kalsel guna menyamakan persepsi seluruh perpustakaan di Kalsel. Selain itu dalam kegiatan ini juga dilakukan penyerahan penghargaan dari Perpusnas RI untuk Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor.
Kepala Perpusnas RI Syarif Bando mengatakan, penghargaan ini diberikan untuk masyarakat baik yang posisi sebagai pemerintah daerah atau masyarakat umum yang punya kebijakan, aktivitas, dan secara nyata betul-betul ingin mengembangkan perpustakan dengan baik.
Karena menurut Syarif salah satu cara untuk “transfer knowledge†adalah dengan membaca. Kata kunci ini ini sejalan dengan program Presiden RI Joko Widodo untuk Indonesia unggul dan Indonesia maju.
Data dari Perpusnas RI, sejak masa kepemimpinannya, Sahbirin konsisten meningkatkan anggaran untuk Dispersip Kalsel. Sejak saat itu pula Dispersip Kalsel gencar menjalankan program peningkatkan minat baca. Salah satunya dengan mendatangkan narasumber berkualitas dari berbagai daerah.
Penghargaan Nugra Jasadarma Pustaloka ini diberikan kepada tokoh birokrat yang mempunyai kebijakan terkait pemberdayaan kegemaran membaca dengan melibatkan komponen masyarakat. Dalam UU nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah, perpustakaan menjadi urusan wajib mendasar.
“Komponen utama yang disepakati Kemendagri adalah pengembangan perpustakaan yang meliputi kelembagaan, sumber daya manusia, sarana pra sarana, dan anggaran serta pengembangan kebudayaan membaca yang melibatkan seluruh komponen masyarakat,†terang Syarif.
Syarif mengatakan, untuk mengembangkan minat baca tentu tidak hanya pada satu pihak saja, tapi dari seluruh komponen dan tokoh publik/masyarakat. Selain gubernur Kalsel, yang mendapat penghargaan adalah Gubernur Jabar, Gubernur Sumsel, bupati, tokoh literasi, hingga penyandang disabilitas.
Sahbirin Noor sendiri mengatakan penghargaan ini tidak lepas dari peranan masyarakat maupun pegiat perpustakaan itu sendiri. Namun tentu usaha mengembangkan minat baca ini tidak berhenti di sini saja terang Syahbirin. “Karena yang namanya ilmu, gudangnya itu perpustakaan. Dan harus kita terus kembangkan,†tuturnya. (mario)
-
Kota Banjarbaru3 hari yang laluKekeringan Puncak Kemarau Panjang, Pemko Banjarbaru Kirim Air Bersih ke Sungai Tiung
-
Kabupaten Kapuas3 hari yang laluKemensos RI Berikan Bantuan Atensi Rp582 Juta kepada Warga Kapuas
-
HEADLINE3 hari yang laluTiga Korban Dievakuasi dari Bangkai Kapal Virgo, Tim DVI Lakukan Indentifikasi
-
HEADLINE3 hari yang laluPolda Kalteng Proses 123 Kasus Karhutla, 28 Orang Tersangka
-
Kabupaten Kapuas3 hari yang laluBupati Kapuas Tinjau Infrastruktur di Murung Keramat dan Panamas
-
HEADLINE23 jam yang lalu22 Penumpang Kapal Virgo Transport 8 Tak Tercatat Manifes


