Kanal
Kemandirian Desa dengan Potensi Sendiri
BUNTOK, Pembangunan di desa tidak lagi hanya lintas sektoral artinya semua elemen masyarakat harus terlibat didalamnya, karena desa merupakan bagian dari pembangunan negara dan bangsa ini.
Wabup Barsel SatyaTitiek Atyani Djoedir mengatakan, seluruh desa di Barsel hendaknya bisa mandiri membangun desa demi kesejahteraan warga sendiri.
Menurutnya untuk mewujudkan keinginan tersebut diakuinya tidaklah mudah, karena semuanya memerlukan poses dan pengorbanan serta dukungan dari semua pihak.
“Untuk mewujudkan itu mesti ada kerja sama yang baik, terutama dari pemerintah, DPRD dan seluruh elemen masyarakat desa itu sendiri,†ujar wanita yang akrab disapa Aty Djoedir kepada Kanalkalimantan.com.
Salah satu upaya  agar desa itu bisa mandiri, antara lain dengan mengarahkan kepada pemberdayaan seluruh potensi dan kekayaan yang ada di desa tersebut.
“Karena dengan demikian diharapkan desa tersebut tidak terlalu banyak mengharapkan bantuan dari pemerintah,†ucap Aty Djoedir.
Ditambahkan olehnya yang sekaligus mengajak dari sekarang kiranya bisa lebih serius untuk mengarahkan semua potensi di setiap pedesaan diwilayah masing-masing.
“Semua itu agar kemadirian desa itu bisa terlihat nyata. Karena desa adalah tanggungjawab pemerintah daerah, terutama terkiat dengan dana bantuan desa baik dari pemerintah pusat maupun daerah, begitu juga dengan pemberdayaan masyarakatnya,†pungkas Aty Djoedir. (digdo)
Editor: Bie
-
HEADLINE2 hari yang laluPTAM Intan Banjar-BPAM Banjarbakula Olah Air Baku Irigasi Riam Kanan
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluSudah 630 Hektare Lahan Terbakar, Pemkab Banjar Siapkan 150 Personel Gabungan
-
Kalimantan Selatan2 hari yang laluBangkai Kapal Virgo Proses Pengangkatan, 53 Korban Belum Ditemukan
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluKades Pulau Kaladan Apresiasi Bantuan Pangan ke Warga Terdampak Karhutla
-
Kalimantan Tengah2 hari yang laluWarga Palangka Raya Terus Menerus Hirup Asap Pekat, Desak Status Bencana Nasional
-
HEADLINE2 hari yang laluEl Nino Diprediksi hingga 2027, Risiko Kekeringan dan Berkurangnya Air Bersih



