Bisnis
Bahan Baku Sulit Dicari, Penggosok Intan Kini Bertumbangan
BANJARMASIN, Sulitnya mendapatkan komoditas batu permata jenis Intan di Pertambangan Rakyat pada daerah Cempaka, membuat banyak usaha Penggosokan Intan bertumbangan di Kota Martapura Kabupaten Banjar.
Salah satu Penggosok Intan di Pusat Informasi Pariwisata dan Penggosokan Intan Martapura Kalsel binaan Bank Indonesia (BI) H Burhanuddin mengakui, sudah banyak sekali koleganya yang tidak membuka jasa penggosokan Intan lagi karena sepi pengorder.
“Bahan baku Intannya kini sulit dicari, kalau pun ada masih lebih banyak jasa penggosoknya ketimbang order yang didapat. Akibatnya jika dulu hampir 75 persen warga Martapura adalah penggosok Intan, kini sudah banyak sekali yang tidak lagi melakukannya,” ucapnya, Sabtu (16/3).
Bahkan terkhusus di Pusat Informasi Pariwisata dan Penggosokan Intan Martapura, dari 20 orang penggosok kini sudah berkurang menjadi hanya 4 orang saja. “Empat orang ini pun kerjanya tidak penuh waktu lagi. Karena tidak setiap hari mereka mendapatkan order penggosokan Intan dari konsumen,” tambahnya.
Selain bahan baku Intan yang sulit dicari, banyaknya batu permata dari luar yang kini juga dijual di Kalsel juga menjadi salah satu alasan berkurangnya minat turis lokal maupun luar untuk membeli Intan khas Martapura.
“Memang tidak secara signifikan berkurangnya untuk peminat Intan, masih tetap besar. Untuk harganya sendiri tidak ada patokan khusus, karena sangat tergantung dengan warna, pemotongannya, kejernihan warnanya dan nilai karatnya,” ungkapnya.
Sementara itu, Deputi Kepala Perwakilan BI Kalsel Mohd Irwan menambahkan, penggosokan Intan di Martapura merupakan aset wisata yang harus dipertahankan dan dilestarikan. Karena hal tersebut merupakan bagian dari wisata lokal yang bisa menjadi daya tarik bagi turis yang datang ke Banua.
“Makanya Bank Indonesia membangun Pusat Penggosokan Intan di Martapura dan mengumpulkan para penggosok disini untuk beraktifitas. Tujuannya tidak lain agar bisa menjadi magnet wisata tersendiri bagi turis yang berkunjung ke Kalsel,” tukasnya. (arief)
Editor:Chell
-
HEADLINE3 hari yang laluJalan Baru di Banjarbaru, Konektivitas Wilayah Membuka Aktivitas Ekonomi
-
PUPR PROV KALSEL2 hari yang laluPerbaikan Jalan Veteran yang Amblas, Kendaraan di Bawah 6 Ton Diperbolehkan Lewat
-
Kota Banjarbaru18 jam yang laluLapuk Atap Bocor, Renovasi TPA Darul Falah Dibantu Wali Kota Banjarbaru
-
Kota Banjarmasin3 hari yang laluAmanah Medical Centre dan BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Sinergi Tingkatkan Keselamatan Kerja
-
Bisnis2 hari yang laluPamor Borneo 2026 Tawarkan 15 Proyek Investasi Strategis di Kalimantan
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluPemkab Kapuas Matangkan Aturan Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan


