Kanal
Gelar Pelatihan Teknis, Disperindagkop HSU Harap Tingkatkan Kualitas Anyaman Bamban
AMUNTAI, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop UKM) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) menggelar pelatihan pengrajin anyaman di daerah. Upaya ini diharapkan dapat terus meningkatkan kualitas olahan.
Hal tersebut disampaikan Kepala Disperindagkop dan UKM HSU H Akhamad Radhani Effendi saat memberikan arahan di hadapan 20 peserta pada kegiatan pelatihan teknis kerajinan anyaman bamban di Galeri Kembang Ilung, Desa Banyu Irang, Kecamatan Amuntai Selatan, Senin (4/2).
“Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja nyata Disperindagkop HSU, terutama melalui pembinaan dan pelatihan. Diharapkan peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan baik dan penuh perhatian,” kata Effendi.
Ia berharap setelah menerima pelatihan, para pengrajin dapat terus meningkatkan olahannya serta tidak perlu lagi menjual produk anyaman setengah jadi. Sehingga dengan sepenuhnya produk kerajinan anyamannya dapat diakui sebagai salah satu hasil dari kerajinan anyaman dari desanya.
“Saya berharap kerajinan dari ibu-ibu dapat terus meningkat kualitasnya, selama itu murni produk ibu-ibu jangan sampai diakui sebagai produksi dari daerah lain,” ungkapnya.
Karenanya, pihaknya akan meminta bantuan kepada instruktur/pelatih untuk berbagai keperluan seperti cara pengemasan yang baik, penjualan produk dan cara pemasarannya.
Effendi berpesan kepada para ibu-ibu pengrajin agar dapat mengajak pengrajin yang lain agar dapat bergabung di dalam Kelompok Usaha Bersama (KUB). Sebab melalui KUB inilah Disperindagkop dapat melakukan pembinaan, pemantauan disamping pemberian bantuan seperti pemberian mesin dan sebagainya.
“Kita harus berkarya meningkatkan daya saing, jangan sampai setelah pelatihan ini produksi kerajinan nya semakin menurun, kalau perlu dapat meminta dukungan dari keluarga untuk memasarkan produk kerajinannya melalui pasar online.” Tandasnya.
Sementara itu, Kabid perdagangan Disperindagkop HSU H Muhammad Yani dalam laporannya mengungkapkan, kegiatan pelatihan yang dilaksanakan selama 6 hari ini dimaksudkan untuk meningkatkan wawasan, pengetahuan IKM tentang teknis produksi kerajinan bamban.
“Pelatihan ini juga dimaksudkan untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat para pengrajin IKM yang berada di Kabupaten HSU,” terangnya.
Sementara itu, Sawiyah, salah seorang pengrajin mengaku bersyukur dan senang mendapatkan pelatihan ini. Terutama bagaimana cara memfinishing hasil kerajinannya. Selama ini, diakuinya hasil kerajinan anyaman bamban sendiri dilakukan dengan cara manual sepenuhnya, Dengan adanya pelatihan ini dirinya berharap nantinya KUB yang ada di-desanya mendapatkan bantuan mesin jahit finishing anyaman, sehingga hasilnya dapat rapi dan berkualitas.
“Selama ini hasil akhirnya saya jahit sendiri dengan tangan, terkadang dibantu anak saya dirumah agar cepat selesai,” ujar Sawiyah asal desa Pandawanan.
Di akuinya, produk anyaman bamban yang berlimpah di-desanya hanya dapat dibuat untuk 10 sampai dengan 15 buah olahan saja perminggunya, sehingga apabila dibantu dengan pemberian mesin jahit, nantinya diharapkan produk olahannya semakin bertambah banyak,” pungkasnya.(dew)
Editor : Chell
-
Kota Banjarbaru1 hari yang laluTukar Posisi 7 Pejabat Eselon II Pemko Banjarbaru, 91 ASN Mutasi dan Promosi
-
HEADLINE2 hari yang laluBNPB Kerahkan Dua Pesawat Cessna Operasi Modifikasi Cuaca di Kalteng
-
Hukum3 hari yang laluTipu-tipu Ngaku Anggota Polisi, Warga Gunung Tinggi Tanbu Ini Berakhir Bui
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluPanen Padi di Beruntung Baru, Bupati Banjar Apresiasi Semangat Petani Meski Hadapi Tantangan Cuaca
-
HEADLINE2 hari yang lalu“BAPINTAR” Diskominfo Banjarbaru, Membaca Dinamika Publik dari Informasi Digital
-
Kota Banjarbaru2 hari yang laluBanjarbaru Siaga Darurat Bencana Karhutla dan Kekeringan





