Kanal
Perlu Tambahan Fasilitas Bermain Ramah Anak di Lapangan Pahlawan Amuntai
AMUNTAI, Tim dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) kunjungan kerja ke Kabupaten HSU melakukan penilaian di sejumlah titik ruang bermain ramah anak.
Kepala Dinas PPPA HSU Hj Gusti Iskandariah kepada Kanal Kalimantan, Sabtu (18/11) menuturkan, Kedatangan tim penilai dari Kementerian PPPA RI diawaki Rahmat Rijali, Hendy Tamara, Ketua Tim Auditor dari Kementeria PU dan Dr Ir Dermawati DS dari UGM melakukan audit penilaian standarisasi dan sertifikasi ruang bermain ramah anak di HSU. Peninjauan lokasi bermain anak di kawasan lapangan Pahlawan Amuntai oleh tim penilai didampingi Dinas PPPA HSU.

Foto : dewahyudi
Hasil penilaian tim dari 5 fasilitas bermain yang disediakan di lokasi taman bermain anak di kawasan lapangan Pahlawan Amuntai, menurut tim jumlah permainan tersebut masih sejenis, sehingga perlu penambahan jumlah alat bermain yang tidak sejenis.
“Kami diberikan waktu oleh tim penilai sampai 10 Desember 2018 agar dapat menambah alat permainan yang berlainan jenis,†ujarnya.
Gusti Iskandariah menambahkan, meski banyak memiliki kekurangan dan perlu penyempurnaan, pemerintah daerah berupaya memenuhi standarisasi tersebut demi terwujudnya kabupaten layak anak dan sertifikasi ruang bermain ramah anak di Hulu Sungai Utara.
Rahmat Rijali anggota tim dari Kementeriaan PPPA RI saat melakukan penilaian mengatakan, selain melakukan penilaian, pihaknya mensosialisasikan tentang ruang bermain anak untuk mewujudkan pemenuhan hak dan perlindungan anak untuk mencapai standar hidup yang layak bagi anak.

“Untuk bisa tumbuh kembang secara optimal, standar hidup yang layak anak adalah dicukupi paling tidak dari fisik kemudian kebutuhan non fisik termasuk kebudayaan kesehatan kecukupan anak. Kita berharap anak-anak kita bisa tumbuh kembang secara optimal dengan adanya ruang bermain ramah anak,†jelas Rahmat.
Dari hasil penilaian terhadap fasilitas dan ruang bermain anak, tim penilai menyatakan ruang bermain anak di Kabupaten HSU memenuhi standarisasi layak sebagai daerah yang masuk kategori layak anak.
Meski dinyatakan layak, tim penilai dari Kementerian PPPA tetap memberikan catatan kepada pemerintah daerah agar bisa melakukan pembenahan terhadap beberapa fasilitas sarana bermain anak dan menghilangkan sarana bermain yang bisa membahayakan bagi keselamatan anak.
“Alat bermain anak seharusnya minimal 5 jenis, sedangkan di sini meski lebih dari 5 fasilitas bermain, tapi masih sejenis, jadi harus ditambah 2 mainan yang berbeda,†kata Rahmat. (dew)
Editor:Abi Zarrin Al Ghifari
-
HEADLINE2 hari yang laluMaksimalkan OMC Tangani Karhutla, Wapres Gibran Minta Maaf Udara Kalimantan Buruk
-
Kota Banjarbaru2 hari yang lalu102 Rumah Tak Layak Huni Terima Program Barakat Gawe Banjarbaru
-
PLN UIP3B KALIMANTAN2 hari yang laluHumanitrip 2026 PLN Hadirkan Senyum 55 Anak Yatim dan Dhuafa
-
Kabupaten Balangan2 hari yang laluMTQ XIX Tingkat Kabupaten Balangan Digelar di Kecamatan Juai
-
HEADLINE19 jam yang laluKarhutla Kalteng Meluas, Satgas Darat Jadi Tumpuan Penanganan
-
Kalimantan Selatan18 jam yang laluWagub Hasnur Tinjau Karhutla Turun Ikut Lakukan Pemadaman


