Connect with us

HEADLINE

Tim Penyelam Temukan Penumpang Terjebak di Dalam Kamar Kapal Virgo

Diterbitkan

pada

Tim SAR gabungan menurunkan jenazah korban Kapal Virgo Transport 8 dari KRI I Gusti Ngurah Rai-332 menuju perahu karet Basarnas saat operasi SAR Kapal Virgo Transport 8 di Laut Jawa, Jumat (18/9/2026). Foto: Antara/Rizal Hanafi

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Tim penyelam gabungan berhasil menembus sejumlah kamar penumpang Kapal Virgo Transport 8 yang tenggelam di Laut Jawa. Tim menemukan banyak jasad korban yang terjebak di dalam bangkai kapal setelah memecahkan kaca jendela kamar.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kelas A Banjarmasin I Putu Sudayana mengatakan pencarian kini difokuskan pada bagian badan kapal, terutama kamar penumpang. Tim menemukan banyak penumpang terjebak di dalam kamar bangkai kapal.

“Fokus di sana, memang sudah banyak terlihat penumpang-penumpang yang terjebak di dalam kamar kapal. Tadi beberapa korban sudah dicoba ditarik pakai tali, tetapi enggak bisa. Sepertinya ada korban kejepit di dalam kapal atau apa yang menyebabkan seperti itu,” kata Putu selaku SAR Mission Coordinator dalam konferensi pers perkembangan operasi SAR hari ke-10 kecelakaan KAPAL Virgo Transport 8 di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Selasa (22/9/2026) malam, dikutip dari Antara.

Baca juga: Penyelam Basarnas Berupaya Masuk Kapal Virgo, Kompartemen Bawah Paling Sulit dan Berbahaya

Pencarian akan dilanjutkan pada Rabu (23/9/2026) dan tim SAR akan mengevakuasi jasad tersebut dari dalam kapal. Basarnas berharap proses evakuasi bisa berjalan lancar tanpa kendala berarti.

Tim penyelam gabungan terdiri atas Basarnas Special Group (BSG), Kopaska dan Pangkoarmada II TNI AL, PT Jasalindo, serta unsur lain. Tim memecahkan kaca jendela di beberapa kamar untuk membuka akses menuju ruang yang menjadi lokasi korban terjebak.

Tim penyelam gabungan sebelumnya berhasil menemukan dan mengevakuasi tiga korban meninggal dari dalam bangkai kapal pada Selasa pagi.

Baca juga: Cuaca Kalsel Diprakirakan Masih Cerah, Suhu Udara Capai 36 Derajat Celcius

Sejumlah korban lain yang telah terlihat penyelam belum dapat dievakuasi, karena kondisi air mulai keruh pada sore hari dan arus laut semakin kencang.

“Untuk melanjutkan evakuasi, airnya keruh karena faktor arus yang sudah cukup kencang. Akhirnya tim penyelam tidak bisa mengevakuasi korban-korban yang sudah terlihat,” ujarnya.

Tim berharap kondisi cuaca hari ini bisa lebih baik dan arus laut lebih tenang sehingga penyelam dapat melakukan lebih banyak evakuasi di dalam badan kapal.

Baca juga: Menhut RI Gelar Rapat di Posko Tanggap Darurat Karhutla Kabupaten Kapuas

Tim SAR gabungan akan memfokuskan pencarian pada kompartemen, khususnya kamar tidur penumpang kelas ekonomi dan kelas eksekutif. Pencarian kemudian akan dipertimbangkan pada kendaraan yang berada di dalam kapal jika kondisi memungkinkan dan aman bagi penyelam.

“Kendaraan di dalam kapal saling bertindih karena posisi kapal sudah tidak normal. Kalau memungkinkan dan aman pasti akan kita laksanakan. Operasi SAR ini harus mengutamakan keselamatan petugas,” ujar Putu Sudayana.

Hingga Selasa pukul 22.00 Wita, Basarnas mengonfirmasi 126 korban telah ditemukan. Jumlah tersebut terdiri atas 108 orang selamat dan 18 orang meninggal dunia, sementara 117 korban masih dalam proses pencarian dari total 243 orang dalam manifes Kapal Virgo Transport 8. (Beritasatu/kk)

Editor: kk


iklan

Komentar

MUSIC HITS with VOA


Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca