Kabupaten Kapuas
Pemkab Kapuas Luncurkan QRIS Digitalisasi Pembayaran Retribusi
KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas terus mendorong digitalisasi pelayanan publik dengan meluncurkan sistem pembayaran nontunai menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) untuk sejumlah retribusi daerah.
Melalui sistem pembayaran nontunasi tersebut, masyarakat kini dapat melakukan pembayaran retribusi lebih mudah dan praktis menggunakan aplikasi mobile banking maupun dompet digital yang mendukung transaksi QRIS.
Sejumlah sistem pembayaran nontunai yang diluncurkan yaitu QRIS Sekretariat Daerah, QRIS Retribusi Parkir, QRIS Retribusi Rumah Susun (Rusun), serta QRIS Retribusi Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan).
Baca juga : Rakor Pengendalian Inflasi Kabupaten Kapuas, Evaluasi Program 3 Juta Rumah
Peluncuran QRIS dilakukan Bupati Kapuas H Muhammad Wiyatno didampingi Sekretaris Daerah Kapuas, Usis I Sangkai dan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kapuas, Yaya, di aula Tingang Menteng kantor Bupati Kapuas, Senin (21/9/2026).
Bupati Wiyatno mengatakan, peluncuran sejumlah QRIS tersebut merupakan wujud nyata implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kapuas.
“Ini menunjukkan keseriusan kita dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, dan modern,” katanya.
Baca juga : Kunjungi Empat PAUD, Wali Kota Lisa Bercerita hingga Ajarkan Gosok Gigi ke Anak-anak
Menurutnya, digitalisasi sistem pembayaran retribusi juga menjadi bagian dari upaya Pemkab Kapuas meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan penerimaan daerah.
Dengan penerapan pembayaran secara digital, potensi kebocoran dalam penerimaan retribusi diharapkan dapat diminimalisir. Selain itu, pencatatan transaksi menjadi lebih akurat dan terdokumentasi sehingga memudahkan proses pengawasan serta evaluasi penerimaan daerah.
“Melalui digitalisasi ini, kebocoran dapat diminimalisir, akurasi data transaksi terjamin, dan tentunya akan berdampak pada peningkatan PAD,” ujar Wiyatno.
Baca juga : Rakor Evaluasi PAD 2026, Ini Kata Bupati Kapuas
Dia menambahkan, peningkatan PAD tersebut pada akhirnya diharapkan dapat mendukung pembiayaan berbagai program pembangunan dan pelayanan publik yang manfaatnya kembali dirasakan oleh masyarakat Kabupaten Kapuas.
Pemkab Kapuas mengajak masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas pembayaran digital tersebut sebagai bagian dari transformasi pelayanan publik menuju sistem pemerintahan yang semakin mudah, transparan, efektif dan efisien. (Kanalkalimantan.com/ags)
Reporter : ags
Editor: kk
-
Kota Banjarbaru3 hari yang laluKekeringan Puncak Kemarau Panjang, Pemko Banjarbaru Kirim Air Bersih ke Sungai Tiung
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluKemensos RI Berikan Bantuan Atensi Rp582 Juta kepada Warga Kapuas
-
HEADLINE3 hari yang laluTiga Korban Dievakuasi dari Bangkai Kapal Virgo, Tim DVI Lakukan Indentifikasi
-
HEADLINE3 hari yang laluPolda Kalteng Proses 123 Kasus Karhutla, 28 Orang Tersangka
-
Kabupaten Kapuas3 hari yang laluBupati Kapuas Tinjau Infrastruktur di Murung Keramat dan Panamas
-
HEADLINE22 jam yang lalu22 Penumpang Kapal Virgo Transport 8 Tak Tercatat Manifes


