Connect with us

Hukum

Delapan Tewas dalam Tragedi Maut Drag Race Kotamobagu

Diterbitkan

pada

Keluarga korban kecelakaan drag race dan drag bike di sirkuit nonpermanen Kelurahan Upai, Kecamatan Kotamobagu Utara, Kotamobagu, Sulawesi Utara, Minggu (9/8/2026). Foto: Beritasatu.com/Juandri Paputungan

KANALKALIMANTAN.COM, KOTAMOBAGU – Korban tewas dalam insiden pada kejuaraan balap drag race dan drag bike di sirkuit nonpermanen Kelurahan Upai, Kecamatan Kotamobagu Utara, Kotamobagu, Sulawesi Utara bertambah menjadi delapan orang. Delapan lainnya luka-luka setelah sebuah mobil balap menabrak sejumlah penonton, Minggu (9/8/2026) sore.

Sebelumnya tercatat lima orang meninggal dunia dan 10 luka berat. Kemudian pada pukul 21.00 Wita tadi malam, bertambah dua orang lagi. Pada Senin dini hari, seorang korban luka berat juga meninggal dalam perawatan di RSUD Monompia, Kotamobagu, sehingga total menjadi delapan orang.

Identitas delapan korban meninggal dunia dalam tragedi ajang balap drag race dan drag bike di Kotamobagu:

1. Harianti Mokoginta asal Bilalang III Utara

2. Lisma Mokoginta asal Bilalang Utara

3. Ali Ponamon asal Pontodon Induk

4. Risna Longkun asal Bilalang Baru

5. Biyo Mokoagow asal Bilalang III

6. Rugaina Manangin asal Bilalang IV

7. Nilawati Mokodongan asal Pontodon Induk

8. Ali Jojang asal Bilalang IV

Identitas delapan korban luka berat:

1. Johar Mokoginta asal Pontodon

2. Rina Longkun asal Bilalang Baru

3. Hadi Toisi asal Pangian Tengah

4. Murdani Pobela asal Bilalang Baru

5. Muxin Dondo asal Pontodon Timur

6. Arhan Mokoginta asal Bilalang III

7. Rapiska Mokodongan asal Genggulang

8. Enjelia Lito asal Bilalang III

Data masih bersifat sementara dan menunggu konfirmasi resmi dari aparat berwenang.

Sebelumnya, kejuaraan drag race dan drag bike yang digelar Tidar Bersama Muda Charaka diwarnai kecelakaan tragis yang dialami pebalap dari tim Pangeran 05 McJoe, Tian Ngantung yang turun di kelas Free For All (FFA) menggunakan mobil Honda Jazz.

Baca juga: Drag Race Maut Kotamobagu, Tujuh Tewas Sembilan Luka

Tian awalnya melaju mulus menuju garis finis. Setelah melewati garis finis dan memasuki area pengereman sekitar 100 meter, mobil tersebut mengalami crash dan menabrak sejumlah penonton yang berdiri di sisi arena.

Insiden kecelakaan terjadi saat mobil peserta melaju dengan kecepatan tinggi, tergelincir keluar lintasan, mengalami crash, dan menabrak sejumlah penonton di area ujung garis finis.

Hingga Senin (10/8/2026) berita ini diterbitkan, aparat berwenang belum memberikan keterangan resmi terkait insiden tersebut. (Kanalkalimantan.com/Beritasatu)

Editor: kk


iklan

Komentar

MUSIC HITS with VOA


Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca