Kalimantan Selatan
Per Juli Nilai Tukar Petani Kalsel Naik 1,28 Persen
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Selatan (Kalsel) merilis Nilai Tukar Petani (NTP) tercatat 133,59 atau naik 1,28 persen dibandingkan NTP Juni 2026.
Kenaikan NTP ini terjadi karena kenaikan indeks harga yang diterima petani lebih besar daripada kenaikan indeks harga yang dibayar petani.
“Kenaikan NTP pada Juli 2026 dipengaruhi oleh naiknya NTP di empat subsektor, yaitu subsektor tanaman pangan, tanaman hortikultura, tanaman perkebunan rakyat, dan peternakan. Sementara itu satu subsektor mengalami penurunan NTP yaitu subsektor perikanan,” ujar Kepala BPS Provinsi Kalsel, Mukhamad Mukhanif, Banjarbaru, Senin (3/8/2026) dikutip dari Media Center Kalsel.
Baca juga: “BAPINTAR” Diskominfo Banjarbaru, Membaca Dinamika Publik dari Informasi Digital
Disebutkan Mukhanif, NTP Kalsel Juli 2026 lebih tinggi 16,88 persen dibandingkan NTP tahun 2025 pada periode yang sama.
Hal ini mengindikasikan, secara umum petani mengalami kenaikan nilai produksi yang lebih tinggi dibandingkan kenaikan nilai konsumsi dan biaya produksinya.
NTP Juli 2026 tertinggi terjadi pada subsektor tanaman perkebunan rakyat yakni sebesar 177,39. Sementara NTP terendah terjadi pada subsektor perikanan yakni sebesar 98,70.
Baca juga: Pemkab HSU Siapkan Pelaku Usaha Konstruksi Hadapi Katalog Elektronik Versi 6
Mukhanif menyebutkan, dari 38 provinsi di Indonesia, 26 provinsi mengalami kenaikan Nilai Tukar Petani (NTP) pada Juli 2026, sementara 12 provinsi lainnya mencatatkan penurunan. Kenaikan NTP tertinggi terjadi di Provinsi Sulawesi Tenggara sebesar 8,89 persen, sedangkan penurunan terdalam terjadi di Provinsi Gorontalo sebesar -5,99 persen.
“Pada periode yang sama, Kalimantan Selatan menempati urutan12 secara nasional dalam hal persentase kenaikan NTP,” pungkas Mukhanif. (Kanalkalimantan.com/bie)
Reporter: bie
Editor: kk
-
HEADLINE3 hari yang laluLisa Tak Sebut Nama Pengganti Wartono, Delapan Partai Pengusung Punya Peluang
-
Kabupaten Banjar3 hari yang laluPameran Sulam Sugul Khas Banjar Catat Transaski Rp228 Juta
-
HEADLINE2 hari yang laluListyo Sigit Prabowo Cs Diduga Sadap Prabowo sejak 2025
-
HEADLINE2 hari yang laluAntisipasi Luapan Air, Grill Drainase Mampet di Panglima Batur Dibersihkan
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara3 hari yang laluMasterplan IAD HSU 2026–2030 Buka Peluang Ekonomi Masyarakat Berbasis Ekosistem Rawa
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluStudi Banding ke RMU di Demak, Bupati Kapuas Genjot Ketahanan Pangan Daerah



