HEADLINE
Motor Ngadat Gegara Pertalite, Bengkel di Banjarbaru ‘Rawat Inap’ 15 Unit Sehari
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Kasus sepeda motor brebet ‘rawat jalan’ di bengkel semakin banyak terjadi di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan.
Salah satu bengkel sepea motor di Jalan Panglima Batur Banjarbaru, menjadi bengkel yang paling banyak didatangi pemilik motor dengan keluhan mendadak mogok pasca konsumsi BBM jenis Pertalite.
Rahmat, mekanik di bengkel ini mengatakan, hampir setiap hari dia memperbaiki sampai 7 unit sepeda motor yang mogok dengan gejalan mesin mati tiba-tiba.
“Lumayan banyak, sehari ada tujuh buah, gara-gara minyak setelah dicek,” ungkap Rahmat.
Baca juga: Driver Ojol Kena Dampak Brebet Diduga Usai Isi Pertalite, Hingga Beralih ke Pertamax
Beberapa keluhan motor mogok secra tiba-tiba, setelah diperiksa terdapat air dalam kandungan BBM di tangki sepeda motor yang masuk ‘rawat jalan’.
“Minyaknya, kayak ada airnya. Kendaraannya jadinya mogok, mati tiba-tiba. Pelanggan bilang ada yang ngisi di pom, ada yang di eceran, Pertalite kebanyakan,” ungkap dia.
Kasus motor mogok tiba-tiba, banyak ditemui sekitar setengah bulan terakhir. Dan ia mengklaim semakin hari semakin meningkat pelanggan yang mengeluhkan kondisi motor brebet itu.

Baca juga: Para Penjaga Listrik: Semangat Kepahlawanan di Menara Transmisi
Iman, mekanik bengkel di Jalan Nadjmi Adhani juga mendapati banyak pelanggan dengan keluhan sama. Mogok seusai diisi dengan BBM subisidi.
“Sekitar setengah bulan ini, setiap hari itu ada 15-20 unit masuk, gara-gara minyak. Diservis, ada yang brebet, tapi kadang ada juga yang sampai mati total,” ucap Iman.
Sebagai mekanik, ia menguras tangki sepeda motor yang mogok berisi BBM Pertalite, kemudian mengganti bahan bakar minyak jenis Pertamax.
Alhasil, sepeda motor yang diganti dengan BBM non subsidi, katanya, menjadi bagus seperti sebelum mogok.
Baca juga: YouthFest Banjarmasin 2025 Wadah Apresiasi Para Pemuda
“Termasuk kita mengganti busi, pompa-pompanya dicek, kalau memang tidak kuat lagi, karena pengaruh minyak campur air diganti juga pompa minyaknya,” jelasnya.
Dengan kasus motor masyarakat masuk bengkel seteleh diberi bahan bakar Pertalite, katanya membuat para pemilik sepeda motor beralih ke bahan bakar Pertamax.
“Kayaknya berkurang yang ke bengkel, mungkin karena masyarakat tahu sudah mereka nggak pakai Pertalite lagi, ganti Pertamax,” ungkap Iman.
Masih kata Iman, jika kebanyakan yang menjadi korban motor bermasalah adalah para driver ojek online.
Baca juga: Tim Putra Putri Voli Indoor Banjarbaru Bidik Emas
“Gojek yang banyak, karena mereka kan membeli bahan bakar yang lebih murah, tapi ya berakibat kayak gitu akhirnya,” tambahnya.
Ia masih belum mengetahui penyebab banyaknya sepeda motor yang brebet, apakah karena ada kandungan lain yang dicampur ke dalam BBM yang dijual atau yang lainnya.
Kendati demikian Iman meyakini bahwa Pertalite yang kerap ditemui saat ini memiliki aroma berbeda dari biasanya.
“Gak ngerti kami itu, tapi yang pasti Pertalite dulu dengan sekarang aromanya itu berbeda,” pungkas Iman. (Kanalkalimantan.com/wanda)
Reporter: wanda
Editor: bie
-
HEADLINE2 hari yang laluMaksimalkan OMC Tangani Karhutla, Wapres Gibran Minta Maaf Udara Kalimantan Buruk
-
PLN UIP3B KALIMANTAN2 hari yang laluHumanitrip 2026 PLN Hadirkan Senyum 55 Anak Yatim dan Dhuafa
-
Kota Banjarbaru2 hari yang lalu102 Rumah Tak Layak Huni Terima Program Barakat Gawe Banjarbaru
-
Kabupaten Balangan2 hari yang laluMTQ XIX Tingkat Kabupaten Balangan Digelar di Kecamatan Juai
-
HEADLINE18 jam yang laluKarhutla Kalteng Meluas, Satgas Darat Jadi Tumpuan Penanganan
-
Kalimantan Selatan18 jam yang laluWagub Hasnur Tinjau Karhutla Turun Ikut Lakukan Pemadaman


