DPRD Kota Palangka Raya
Dewan: Jangan Biarkan Masyarakat Terbebani Pelayanan Kesehatan
KANALKALIMANTAN.COM, PALANGKA RAYA- Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Arif M. Norkim mengkritisi pelayanan kesehatan (Yankes) di rumah sakit dan puskesmas. Ia menyoroti banyaknya keluhan masyarakat yang diminta membeli obat di luar fasilitas kesehatan yang telah ditunjuk, meskipun layanan kesehatan tersebut sudah dijamin melalui BPJS Kesehatan.
Menurut Arif, rumah sakit dan puskesmas yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan wajib memastikan seluruh obat yang diresepkan tersedia di dalam fasilitas tersebut.
“Apapun yang terjadi, obat harus ada di rumah sakit atau puskesmas. Jika tidak tersedia, maka pihak rumah sakit atau apotekernya yang bertanggung jawab mencarinya, bukan masyarakat,” tegas Arif saat diwawancarai awak media, Jumat (22/11/2024).
Ia juga menekankan bahwa masyarakat memiliki hak atas layanan kesehatan secara gratis, termasuk ketersediaan obat.
“Semisal, dari sepuluh item obat yang diresepkan dokter hanya ada delapan yang tersedia, maka dua item lainnya harus didapatkan pihak rumah sakit, bukan pasien atau keluarganya yang mencarinya sendiri,” tambahnya.
Legislator Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini mengingatkan masyarakat untuk tidak menerima arahan membeli obat di luar fasilitas kesehatan. Ia meminta masyarakat berani meminta apoteker mencari obat yang tidak tersedia.
“BPJS Kesehatan telah mencakup layanan medis, konsultasi, rawat inap, rawat jalan, hingga obat-obatan. Jangan biarkan masyarakat dirugikan,” tegasnya.
Arif juga menegaskan bahwa pelayanan kesehatan yang optimal harus menjadi prioritas utama. “Jika pelayanan kesehatan ingin benar-benar membantu masyarakat, maka semua kebutuhan medis harus terpenuhi tanpa ada beban tambahan. Hal ini menjadi tanggung jawab besar yang harus ditunaikan oleh fasilitas kesehatan,” jelasnya.
Untuk mendorong perbaikan kualitas layanan, Arif mengajak masyarakat agar tidak ragu menyuarakan hak mereka jika menghadapi kendala dalam pelayanan kesehatan. Menurutnya, kritik dan masukan dari masyarakat dapat menjadi dorongan untuk meningkatkan kualitas fasilitas kesehatan. (Kanalkalimantan.com/rls)
Reporter: rls
Editor: cell
-
Kota Banjarbaru2 hari yang laluTukar Posisi 7 Pejabat Eselon II Pemko Banjarbaru, 91 ASN Mutasi dan Promosi
-
HEADLINE2 hari yang laluBNPB Kerahkan Dua Pesawat Cessna Operasi Modifikasi Cuaca di Kalteng
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluPanen Padi di Beruntung Baru, Bupati Banjar Apresiasi Semangat Petani Meski Hadapi Tantangan Cuaca
-
HEADLINE3 hari yang lalu“BAPINTAR” Diskominfo Banjarbaru, Membaca Dinamika Publik dari Informasi Digital
-
HEADLINE1 hari yang laluSuhu Udara Kalsel Bisa Sentuh 23 hingga 35 Derajat Celsius
-
Kota Banjarbaru2 hari yang laluBanjarbaru Siaga Darurat Bencana Karhutla dan Kekeringan


