HEADLINE
DED Pemasangan ATCS Tugu Adipura Masih Penyempurnaan Kajian
Kadishub Banjarbaru: Setelah Kajian Selesai, Berikutnya Perizinan BPJN dan BPTD
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Rancang bangun rinci atau Detail Engineering Design (DED) pemasangan Area Traffic Control System (ATCS) Tugu Adipura Jalan Ahmad Yani Km 34,500 Banjarbaru, masih dalam proses penyempurnaan kajian.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Banjarbaru, Muhammad Mirhansyah mengatakan, sesuai rencana akan dibuat persimpangan antar Jalan Ahmad Yani -jalan nasional- dengan Jalan Pangeran Suriansyah -jalan kota- dengan pememasangan ATCS berupa smart APILL atau Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas.
“Untuk ATCS Jalan Pangeran Suriansyah dengan Jalan Ahmad Yani saat ini sedang dalam kajian detail engineering design. DED-nya masih 80 persen,” ujar Mirhansyah.
Baca juga: Modus Pinjam Bendera Perusahaan Korupsi Proyek RS Kelua Tabalong

Kepala Dinas Perhubungan Kota Banjarbaru, Muhammad Mirhansyah. Foto : wanda
Lebih lanjut dijelaskan Mirhan -biasa disapa-, jika pengkajian itu selesai, maka pembangunan juga masih harus menunggu perizinan dari Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalsel dan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Kalsel.
“Setelah itu kita laksanakan pemilihan penyedia dan lainnya, termasuk masalah izin,” sebut dia.
Proses perizinan dan kordinasi antar BPJN dengan BPTD sangat penting, sebab nantinya ada beberapa median jalan nasional yang harus dibongkar untuk pembangunan ATCS dan persimpangan.
“Dan kemungkinan juga ada sejumlah u-turn yang harus kita kurangi dengan dibuatnya persimpangan itu,” jelas Mirhan.
Baca juga: SKPD Mengajar di SMPN 2 Banjarbaru, Wali Kota Aditya Ngajar Kelas Inspirasi
“Jadi jalan itu efektif dengan tidak banyak u-turn atau titik perputaran, sehingga hambatan itu juga berkurang,” sambungnya.
Melalui sistem manajemen lalulintas berbasis ATCS, dijelaskan Kadishub Banjarbaru, nantinya akan melihat titik persimpangan mana prioritas untuk mengurangi potensi kemacetan, serta meningkatkan kinerja lalulintas akibat adanya peningkatan volume kendaraan.
“ATCS akan mengatur lamanya lampu merah dan lampu hijau supaya bisa efektif, jadi tidak mesti lampu itu harus sama detiknya, ada beberapa detik yang lebih cepat di Jalan Ahmad Yani atau lebih cepat di Jalan Pangeran Suriansyah,” tandasnya.
Baca juga: Ragam Kerajinan Rotan Merah Mejeng di Expo HUT ke-44 Dekranas
Tak hanya melibatkan BPJN dan BPTD Kalsel, pada rencana pembangunan ATCS dan persimpangan itu, Dishub Banjarbaru turut menggandeng Dinas PUPR, Disperkim, DLH dan Disdagperin Kota Banjarbaru. (Kanalkalimantan.com/wanda)
Reporter : wanda
Editor : bie
-
Kalimantan Selatan2 hari yang lalu11 Korban Kapal Virgo Transport 8 Kembali Ditemukan
-
HEADLINE3 hari yang laluUdara Palangka Raya Disebut Normal, Warga: Coba Berkantor Sebulan di Sini
-
Kalimantan Selatan17 jam yang lalu32 Korban Kapal Virgo Proses Identifikasi, 25 Orang Berhasil Diidentifikasi
-
Budaya2 hari yang laluPentas Seni “Tujuh Sumbu Budaya di Nagara Dipa”
-
PTAM INTAN BANJAR1 hari yang laluPTAM Intan Banjar dan Pemko Banjarbaru Jawab Tantangan Krisis Air Bersih dan Penanganan Karhutla
-
Lifestyle3 hari yang laluPestapora 2026 Bareng BRImo, Dapatkan Ragam Hadiah Spesial


