HEADLINE
Driver Ojol Minta Dishub Kalsel Revisi SK Gubernur
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN- Sedikitnya 15 perwakilan dari ratusan driver ojek online (Ojol) dipanggil ke dalam kantor DPRD Kalimantan Selatan, Selasa (15/8/2023) siang.
Usai melakukan orasi di halaman kantor DPRD Kalsel mereka disambut oleh Sekretaris Komisi III DPRD Kalsel H Gusti Abidinsyah SSos.
Wakil rakyat ini meminta agar massa dapat menyuarakan aspirasi dengan lebih baik dan terstuktur.
“Kami dari DPRD sebelumnya sudah pernah menerima, cuma memang perlu ada hal yang kita luruskan lagi, kita coba akan lebih intensif lagi kami minta perwakilan untuk datang langsung ke kita mencoba untuk menyelesaikannya hari ini juga,” kata Abidinsyah.
Baca juga: BREAKING NEWS! Protes SK Gubernur, Ratusan Driver Online Serbu DPRD Kalsel
Sementara itu Joni Raflianoor, perwakilan Driver Online Kalsel Bersatu (DOKB) menyebutkan dalam isi tuntutan mereka, SK tersebut sudah dikeluarkan, tapi setelah dipelajari SK tersebut masih jauh dari harapan.
Adapun hasil angka tarif yang berada di angka Rp16.000 pihaknya mengatakan tidak menyebutkan secara detail bahwa itu adalah pendapatan yang bersih diterima.

“SK tersebut tidak sesuai dengan kemauan kawan-kawan yaitu penepatan tarif Rp16.000 itu untuk tiga kilometer pertama, tidak dikatakan pendapatan bersih dalam SK tersebut,” ucap Joni Raflianoor mewakili driver lainnya, Selasa (15/8/2023) siang.
Baca juga: Mako Induk Rampung, Gedung Auditorium Polda Kalsel Menyusul Dibangun
Dalam SK tersebut juga menetapkan tarif batas atas dan tarif batas bawah angkutan sewa khusus di Provinsi Kalsel senilai Rp3.900 dan Rp6.500 per kilometer.
Masalah ini membuat adanya celah hukum bagi aplikator driver online, dimana angka pendapatan itu dapat potongan sebesar 20 persen dari aplikator.
Menurut wakil driver Ojol ini, pemerintah dalam merumuskan SK tersebut belum memahami adanya komposisi fee aplikasi dan biaya aplikasi.
Sementara itu di dalam ruangan, nampak berhadir perwakilan Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin dan Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Banjarmasin.
Baca juga: Warga Padati Stan Kuliner Gratis Hari Jadi Ke-73 Kalsel
Mereka menegaskan bahwa Dinas Perhubungan dapat segera merevisi SK tersebut dalam tenggat waktu hingga 1 September 2023.
“Kami ingin pendaatan bersih bukan hanya perkara menerima tuntutan namun juga memberikan keputusan hari ini juga,” tandasnya. (Kanalkalimantan.com/wanda)
Reporter : wanda
Editor : bie
-
HEADLINE2 hari yang laluMaksimalkan OMC Tangani Karhutla, Wapres Gibran Minta Maaf Udara Kalimantan Buruk
-
PLN UIP3B KALIMANTAN2 hari yang laluHumanitrip 2026 PLN Hadirkan Senyum 55 Anak Yatim dan Dhuafa
-
Kota Banjarbaru2 hari yang lalu102 Rumah Tak Layak Huni Terima Program Barakat Gawe Banjarbaru
-
Kabupaten Balangan2 hari yang laluMTQ XIX Tingkat Kabupaten Balangan Digelar di Kecamatan Juai
-
HEADLINE18 jam yang laluKarhutla Kalteng Meluas, Satgas Darat Jadi Tumpuan Penanganan
-
Kalimantan Selatan18 jam yang laluWagub Hasnur Tinjau Karhutla Turun Ikut Lakukan Pemadaman


