Kabupaten Pulang Pisau
Dua Desa di Kecamatan Jabiren Raya Terendam Banjir, Dinsos Pulpis Bangun Dapur Umum
KANALKALIMANTAN.COM, PULANG PISAU – Banjir merendam wilayah Kecamatan Jabiren Raya, Kabupaten Pulang Pisau, Provinsi Kalimantan Tengah sejak beberapa hari terakhir. Dua desa menjadi wilayah terparah yang terendam berdampak kepada 134 orang warga.
Wilayah yang terendam banjir tersebut meliputi Desa Tanjung Taruna dan Desa Tumbang Nusa.
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Pulang Pisau, Eknamensi Tawun mengatakan, pihaknya melalui Taruna Siaga Bencana (Tagana) telah mendirikan dapur umum di dekat posko pengungsian.
“Ini merupakan komitmen dan perhatian pemerintah daerah kepada masyarakat, khususnya kepada warga yang terdampak bencana banjir,” ujarnya, Rabu (23/11/2022).
Baca juga : Coffee Shop Tumbuh Menjamur di Banjarbaru, 150 Disebut Belum Berizin
Eknamensi Tawun menjelaskan, dari 134 jiwa terdampak banjir di wilayah Kecamatan Jabiren Raya ini, terdiri dari warga Desa Tanjung Taruna sebanyak 46 jiwa dan warga Desa Tumbang Nusa sebanyak 88 jiwa.
“Dapur umum ini akan melayani masyarakat terdampak banjir selama tujuh hari ke depan, selama status siaga darurat diberlakukan,” imbuhnya.
Selain mendirikan dapur umum, pihaknya juga telah mendistribusikan 35 matras untuk tempat tidur bagi para pengungsi dan diharapkan pelayanan ini dapat meringankan beban masyarakat korban banjir. (Kanalkalimantan.com/zulmi)
Reporter : zulmi
Editor : kk
-
Kota Banjarbaru2 hari yang laluTukar Posisi 7 Pejabat Eselon II Pemko Banjarbaru, 91 ASN Mutasi dan Promosi
-
HEADLINE2 hari yang laluBNPB Kerahkan Dua Pesawat Cessna Operasi Modifikasi Cuaca di Kalteng
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluPanen Padi di Beruntung Baru, Bupati Banjar Apresiasi Semangat Petani Meski Hadapi Tantangan Cuaca
-
HEADLINE2 hari yang lalu“BAPINTAR” Diskominfo Banjarbaru, Membaca Dinamika Publik dari Informasi Digital
-
HEADLINE1 hari yang laluSuhu Udara Kalsel Bisa Sentuh 23 hingga 35 Derajat Celsius
-
Kota Banjarbaru2 hari yang laluBanjarbaru Siaga Darurat Bencana Karhutla dan Kekeringan


