Kabupaten Balangan
Dirugikan Proyek Renovasi Taman Sanggam, Pedagang Pujasera Curhat ke DPRD Balangan
KANALKALIMANTAN.COM, PARINGIN – Para pedagang Pujasera Taman Sanggam keluhkan omset berjualan mereka menurun akibat renovasi penataan Taman Sanggam.
Tak hanya terimbas renovasi penataan Taman Sanggam Paringin yang sedang dikerjakan, para pedagang khawatir direlokasi alias dipindah dari tempat mereka berjualan saat ini.
Karena merasa dirugikan oleh pemerintah daerah, para pedagang mengadukan masalah ini melalui Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan DPRD Kabupaten Balangan.
Salah satu perwakilan pedagang Pujasera Taman Sanggam, Dewi Purwanti mengaku, dia dan pedagang lainnya merasa dirugikan akibat adanya renovasi taman yang dilakukan oleh pemerintah daerah, yang mana berimbas terhadap menurunnya omset jualan.

Baca juga : Sebuah Toko di Pasar Lima Banjarmasin Ambruk, 4 Orang Selamat
“Kami tentunya sangat mendukung apa yang telah dilakukan pemerintah daerah dalam penataan Kota Paringin, tetapi kami para pedagang juga tidak ingin ada yang dirugikan,” kata Dewi saat mengikuti RDP di DPRD Balangan, Senin (26/9/2022).
Menurut Dewi, dengan adanya wacana akan dilakukan relokasi terhadap pedagang, ia berharap pemerintah bisa memberikan jaminan yang layak, serta tidak ada yang dirugikan atas penataan ibu kota Kabupaten Balangan itu.
Kepala Bappedalitbang Balangan, Rahmadi Yusni mengatakan, pihaknya bersama instansi terkait akan terus berusaha mencari jalan solusi terbaik untuk para pedagang pujasera di sekitar Taman Sanggam.
“Kami berusaha terus mencari titik-titik permasalahan serta solusinya, kami juga tidak ingin ada yang dirugikan dan juga dengan catatan penataan Kota Paringin tetap berjalan sesuai yang kita harapkan,” katanya.
Baca juga : Stok Vaksin Covid-19 di Banjarbaru Hanya Sampai Akhir Septembar
Sementara itu, Anggota DPRD Balangan, Hafiz Ansari mengatakan, dari keluhan para pedagang tersebut harus disikapi dan tindakan dalam proses penataan kota tidak ada yang dirugikan.
“Menurut kita ada dua poin yang jelas, pertama para pedagang Pujasera mendapatkan informasi relokasi yang jelas dan yang kedua adakah kompensasinya terhadap mereka yang terdampak,” sebutnya.
Dia menambahkan, apabila faktor sosial yang terdampak maka menyangkut kebutuhan rumah tangga mereka, karena hal tersebut sangat penting untuk dilakukan pertimbangan khusus dari pemerintah.
(Kanalkalimantan.com/alfi)
Reporter : alfi
Editor : bie
-
HEADLINE1 hari yang laluMemecah Kemacetan Ibu Kota, Pemko Banjarbaru Bangun Jalan Lingkar Selatan 43 Km
-
Kabupaten Kapuas1 hari yang laluPemkab Kapuas Raih Predikat Sangat Baik, Peringkat 4 Kinerja PTSP se Kalteng
-
PLN UIP3B KALIMANTAN1 hari yang laluEdukasi Pelajar PLN UPT Pontianak Cegah Gangguan Listrik dari Layang-layang
-
PUPR PROV KALSEL1 hari yang laluPUPR Kalsel Tambah Rambu dan Perbaiki Geometrik Jalan Banjarbaru – Batulicin
-
PLN UIP3B KALIMANTAN1 hari yang laluPLN UPT Banjarbaru Semangati 60 Anak Pejuang Kanker di RSUD Ulin
-
HEADLINE2 hari yang laluSuhu Udara Kalsel Bisa Sentuh 23 hingga 35 Derajat Celsius


